Type to search

Situbondo

Satu Tahun Kepemimpinan Mas Rio 10 Ribu Takjil dan 11 Program Tuntas

Share
Satu Tahun Kepemimpinan Mas Rio

SITUBONDO, SUARAGONG.COM – Suasana sore di Alun-alun Situbondo, Minggu (1/3/2026), terasa beda. Bukan cuma karena momen Ramadan, tapi karena ada refleksi satu tahun kepemimpinan Mas Rio Mbak Ulfi yang dikemas hangat lewat acara “Lapor Rakyatku” plus bagi-bagi 10.000 takjil gratis.

Acara ini jadi penanda genap setahun duet kepemimpinan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah sejak dilantik 20 Februari 2025. Bukan sekadar seremoni, tapi lebih ke momen laporan terbuka ke warga janji mana yang sudah jadi aksi nyata? Mas Rio, sapaan akrabnya, tampil santai tapi serius. Ia memaparkan satu per satu capaian selama setahun memimpin Situbondo.

11 Program Prioritas dalam Satu Tahun Kepemimpinan Mas Rio Mbak Ulfi

Mas Rio menegaskan, 11 program prioritas bukan cuma janji kampanye. Dalam satu tahun kepemimpinan Mas Rio Mbak Ulfi, sebagian besar sudah jalan dan mulai terasa dampaknya. Berikut highlight-nya:

1. Petani Tentram

Sektor pertanian dan perikanan digenjot.

  • Produksi ikan tangkap naik jadi 19.725 ton (2025)
  • Budidaya 637 ton
  • Padi 321.723 ton
  • Jagung 295.802 ton
  • Tebu tembus 1 juta ton

Buat Situbondo yang basisnya agraris, ini kabar segar banget.

2. Sesaka

Pengembangan heritage Besuki dan sport tourism. Destinasi Pasir Putih sudah digitalisasi dan menghasilkan Rp3,8 miliar di 2025. Ke depan, fokusnya wisata minat khusus pendakian, bahari, konservasi, sampai sejarah.

3. Ricall (Rio Ulfi Calling)

Layanan pengaduan 24jam lewat aplikasi eSIBOND dan WhatsApp. Jadi warga bisa langsung call out pemerintah kalau ada masalah.

4. Vorsa UMKM

Voucher usaha, pelatihan, sampai pinjaman bunga 0%. Ada juga Situbondo Creative Hub buat inkubasi bisnis. UMKM gak cuma disuruh survive, tapi naik kelas.

5. Bantu Desa

Targetnya jelas satu desa satu ambulans. Sudah 38 ambulans disalurkan, tahun ini tambah 20 unit lagi. Tahun depan? Dituntaskan sampai semua desa punya.

6. Berantas (Berobat Gratis Tanpa Batas)

Anggaran Rp60 miliar digelontorkan buat layanan kesehatan gratis. Program ini jadi salah satu yang paling sering disebut warga.

7. Pakenyang

Subsidi dan distribusi bantuan pangan Rp164 juta plus pasar murah buat jaga stabilitas harga.

8. Mantap

Lebih dari 4.400 tenaga ajar agama difasilitasi. Insentif sampai Rp2 juta per orang.

9. Bakti

655 masjid dapat dana operasional Rp1,37 miliar. Hibah Rp1,92 miliar untuk 81 lembaga peribadatan.

10. Sibond Melenting

228 pemuda dapat beasiswa Rp1,9 miliar. Bantuan anak putus sekolah juga direalisasikan Rp214 juta.

11. Naik Honda

5.814 tenaga honorer naik status jadi PPPK paruh waktu. Kenaikan honor tenaga kesehatan sampai Rp1,5 juta per bulan.

Baca juga: Pelantikan Pj Sekda Situbondo Mas Rio Tekankan Eksekusi Cepat

Infrastruktur, Investasi, dan Pertumbuhan Ekonomi Situbondo

Selain program sosial, dalam satu tahun kepemimpinan Mas Rio Mbak Ulfi juga ada gebrakan infrastruktur:

  • Rehailitasi 71 SD dan 16 SMP Rp54 miliar
  • Bangun Pendopo Pate Alos di kawasan heritage Besuki
  • Pengembangan Bandara KASA KHR As’ad Syamsul Arifin
  • 638 rumah layak huni dibangun
  • 6,26 km jalan baru
  • 44,58 km jalan diperbaiki
  • 292 titik PJU dipasang

Soal ekonomi? Angkanya lumayan bikin senyum.

  • Investasi naik dari Rp590 miliar di 2024 jadi Rp1,04 triliun di 2025
  • PAD naik dari Rp271,67 miliar ke Rp320,97 miliar
  • Pertumbuhan ekonomi 5,28% tertinggi dalam 5 tahun terakhir

Sepanjang 2025, Situbondo juga meraih 29 penghargaan tingkat nasional dan provinsi. Mas Rio bilang, penghargaan memang penting. Tapi yang paling utama tetap kepercayaan masyarakat.

Baca juga: Tim Wasev Tinjau TMMD Ke-127 di Dusun Plampang Situbondo

“Lapor Rakyatku” Bukan Sekadar Formalitas

Yang bikin acara ini terasa beda, bukan cuma datanya. Tapi caranya dikemas. Refleksi satu tahun kepemimpinan Mas Rio Mbak Ulfi ini digelar bareng buka puasa dan berbagi 10.000 takjil. Ada nuansa kebersamaan, bukan jarak antara pemimpin dan rakyat.

Pesannya sederhana pemerintah nggak boleh alergi laporan. Harus berani buka data, buka capaian, dan siap dikritik. Ramadan jadi momen yang pas buat evaluasi diri bukan cuma personal, tapi juga pemerintahan.

Dan tentu saja, perjalanan masih panjang. Satu tahun baru permulaan. (fin/dny)

Tags:

You Might also Like