Olahraga Ringan Bisa Bikin Otak Lebih Tajam, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Share
SUARAGONG.COM – Kurangnya aktivitas fisik ternyata tak hanya berdampak pada tubuh, tetapi juga bisa menurunkan kinerja otak. Kondisi ini membuat seseorang lebih mudah lupa, mulai dari hal sederhana seperti nama orang hingga daftar belanja, bahkan informasi penting bisa hilang dalam hitungan menit. Namun, ada cara sederhana untuk mengatasinya. Berdasarkan laporan BBC, olahraga ringan dapat menjadi solusi cepat untuk meningkatkan fungsi otak.
Olahraga Ringan yang Efektif Bikin Otak Lebih Tajam
Jenis aktivitas yang direkomendasikan cukup mudah dilakukan, seperti bersepeda statis selama beberapa menit atau berjalan cepat. Selain itu, latihan aerobik atau kardio juga terbukti mampu meningkatkan daya ingat.
Aktivitas fisik ini membantu otak bekerja lebih optimal, termasuk dalam menyelesaikan tugas dan memperkuat area otak yang rentan terhadap penuaan.
Peran Penting Hippocampus
Salah satu bagian otak yang mendapat manfaat besar dari olahraga adalah hippocampus, yaitu area yang berperan penting dalam memori. Olahraga ringan hingga sedang yang dilakukan secara rutin beberapa kali dalam seminggu bahkan terbukti dapat meningkatkan ukuran hippocampus.
Hal ini berdampak langsung pada kemampuan mengingat dan menyimpan informasi.
Waktu Olahraga Juga Berpengaruh
Menariknya, waktu berolahraga juga memengaruhi hasilnya. Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki sekitar empat jam setelah belajar dapat meningkatkan kemampuan mengingat dibandingkan berolahraga langsung setelah belajar.
Sebaliknya, latihan peregangan saja tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan daya ingat.
Baca Juga : Ling Tien Kung Olahraga Healing
“Riak Otak” dan Konsolidasi Memori
Para ilmuwan juga menemukan fenomena yang disebut sebagai “riak otak”, yaitu lonjakan aktivitas listrik antar neuron setelah berolahraga. Aktivitas ini berperan penting dalam proses konsolidasi memori—cara otak menyimpan informasi agar lebih mudah diingat kembali.
Penelitian yang dipimpin ahli saraf Michelle Voss menunjukkan bahwa setelah berolahraga, aktivitas ini meningkat di hippocampus dan area lain yang terhubung dengannya, sehingga membantu otak bekerja lebih efisien.
Semakin Rutin, Semakin Besar Manfaatnya
Studi terbaru juga mengungkap bahwa semakin sering seseorang berolahraga dan semakin bugar tubuhnya, maka manfaat yang diperoleh otak juga semakin besar.
Hal ini berkaitan dengan meningkatnya produksi protein penting bernama Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), yang membantu membentuk koneksi baru di otak.
Peneliti Flaminia Ronca menyebutkan bahwa konsistensi adalah kunci. Dalam waktu sekitar enam minggu rutin berolahraga, seseorang bisa merasakan peningkatan manfaat dari setiap sesi latihan berikutnya. (Aye/sg)

