Pancaroba Probolinggo Cuaca Ekstrem, Warga Jangan Santai!
Share
SUARAGONG.COM – Musim lagi gak jelas kadang panas banget, tiba-tiba hujan deras. Yup, ini tanda kalau pancaroba Probolinggo cuaca ekstrem lagi happening. Beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Probolinggo, sekarang lagi masuk fase peralihan musim. Dan di fase ini, risiko bencana kayak banjir, longsor, sampai angin kencang itu masih tinggi banget.
Pancaroba Probolinggo Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Tinggi
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, bilang kalau periode Maret sampai April 2026 ini memang rawan banget.
“Curah hujan di April masih tinggi, bahkan bisa sangat tinggi. Nanti mulai Mei turun, dan Juni sebagian wilayah sudah masuk kemarau,” jelasnya.
Artinya? Jangan santai dulu. Potensi hujan deras, angin kencang, bahkan puting beliung masih bisa kejadian kapan aja.
Baca juga: Pemkab Probolinggo Ajukan Tambahan 100 Ribu Tabung LPG
Awal 2026, Bencana Terus Datang Bertubi-tubi
Sejak Januari 2026, Probolinggo udah sering kena bencana. Mulai dari banjir sampai tanah longsor, dan dampaknya masih terasa sampai sekarang. Yang bikin makin ribet, pas libur Lebaran kemarin juga muncul masalah lain:
- Kebakaran
- Krisis air bersih
- Gangguan pasokan PDAM
“Bukan cuma cuaca ekstrem, tapi juga ada masalah air karena pasokan PDAM terganggu,” tambah Oemar.
Jadi, masalahnya gak cuma dari alam, tapi juga dari infrastruktur yang ikut terdampak.
Baca juga: Mulai April 2026, 8 Ruas Jalan Probolinggo Dipasang Portal Pembatas
Status Darurat Diperpanjang Sampai Juni 2026
Karena kondisi belum stabil, BPBD akhirnya mutusin buat memperpanjang status tanggap darurat. Yang awalnya cuma sampai 31 Maret 2026, sekarang diperpanjang jadi 30 Juni 2026. Alasannya simpel:
- Penanganan bencana masih berjalan
- Potensi bencana masih ada
- Kondisi lapangan belum sepenuhnya aman
Dengan perpanjangan ini, pemerintah punya waktu lebih buat beresin semuanya dan siap kalau ada bencana susulan.
Baca juga: Jelang Lebaran 2026, Pemkot Probolinggo Perkuat Pengamanan
Siap-Siap Hadapi Musim Kemarau Juga
Belum selesai urusan hujan, BPBD juga mulai mikirin ancaman berikutnya musim kemarau. Yang diwaspadai nanti:
- Krisis air bersih
- Kebakaran hutan dan lahan
Makanya, persiapan dari sekarang itu penting banget biar nggak kaget pas kondisi berubah.
Baca juga: Its Not Extra Protein Bruh: Viral Ulat di Menu MBG Probolinggo
BPBD Gercep SAE Konsep Baru Biar Lebih Sigap
Biar respon makin cepat, BPBD Probolinggo pakai konsep baru bernama BPBD Gercep SAE. Intinya:
- Respon cepat
- Koordinasi langsung sampai desa
- Camat jadi manajer risiko di wilayahnya
Jadi kalau ada bencana, gak perlu nunggu lama bisa langsung gerak dari level bawah.
Baca juga: Diantaraku dan Besi: Rayap Besi Probolinggo Curi Tutup Drainase
Jangan Anggap Remeh Pancaroba
Dengan kondisi pancaroba Probolinggo cuaca ekstrem yang masih belum stabil, kewaspadaan itu wajib. Gak cuma pemerintah, tapi warga juga perlu:
- Update info cuaca
- Siapin langkah antisipasi
- Saling bantu kalau ada kejadian
Kalau semua siap, dampak bencana bisa ditekan dan kita bisa lebih aman ngelewatin musim yang gak menentu ini. (duh/dny)

