Type to search

Jember Pemerintahan

Pemkab Jember Perkuat Infrastruktur Sambut Arus Balik Lebaran 2026

Share
Arus Balik Lebaran 2026, Jember Siapkan Infrastruktur dan Rekayasa Lalin Berbasis Data

SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten Jember mengoptimalkan kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas berbasis data untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Melalui Dinas Perhubungan, sejumlah langkah strategis telah disiapkan, mulai dari pengaturan kendaraan hingga perbaikan fasilitas jalan. Pendekatan ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kemacetan dan kecelakaan di jalur utama.

Arus Balik Mudik Lebaran 2026, Jember Siapkan Infrastruktur dan Rekayasa Lalin

Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, menjelaskan bahwa pembatasan operasional kendaraan angkutan barang diberlakukan selama 17 hari, mulai 13 hingga 29 Maret 2026.

“Pembatasan ini untuk mengurangi beban jalan, terutama dari kendaraan sumbu tiga ke atas yang kerap memicu perlambatan di titik sempit,” ujarnya.

Dengan kebijakan tersebut, kapasitas jalan diharapkan mampu menampung lonjakan kendaraan pribadi yang diprediksi meningkat hingga 15 persen dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga : Gus Fawait Gaspol Paket Kebijakan Efisiensi Energi, Jember Bakal WFH!

40 Personel Lapangan Sepanjang Titik Rawan

Selain itu, Dishub Jember menyiagakan 40 personel lapangan yang disebar di titik strategis, seperti Sumberbaru di sisi barat dan Garahan di sisi timur. Kedua lokasi ini menjadi pintu utama keluar-masuk kendaraan.

Pemantauan arus lalu lintas dilakukan secara real-time di posko gabungan lintas instansi. Data tersebut digunakan sebagai dasar penerapan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow maupun pengalihan jalur jika terjadi kepadatan.

Di sisi infrastruktur, Pemkab Jember juga mengintensifkan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), khususnya di titik rawan kecelakaan. Penggantian lampu LED dilakukan untuk meningkatkan visibilitas pada malam hari.

Tak hanya itu, pengecekan rambu, marka jalan, serta penguatan guardrail di area rawan turut dilakukan. Fasilitas darurat seperti ambulans dan tim medis juga disiagakan di sejumlah posko.

Melalui langkah ini, Pemkab Jember menargetkan perjalanan masyarakat selama Lebaran berlangsung lebih aman, lancar, dan minim risiko kecelakaan. (Adv/Rio/aye)

Tags:

You Might also Like