Type to search

Malang Pemerintahan

Revitalisasi Alun-Alun Kota Malang Capai Lebih 50 Persen

Share
Revitalisasi Alun-Alun Kota Malang Tembus 50 Persen, Siap Dibuka Akhir Januari

SUARAGONG.COM – Wajah baru Alun-Alun Kota Malang makin kelihatan. Proyek revitalisasi ruang publik ikonik di jantung kota ini kini telah menembus lebih dari 50 persen pengerjaan. Beberapa fasilitas utama bahkan sudah bisa “dipamerkan”, mulai dari playground anak hingga pembaruan air mancur yang digarap total.

Revitalisasi Alun-Alun Kota Malang Tembus 50 Persen, Siap Dibuka Akhir Januari

Revitalisasi Alun-Alun Kota Malang ini dikerjakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim. Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond H M, menyebut dua unit playground anak sudah terpasang sepenuhnya dan siap jadi magnet baru bagi keluarga.

“Playground sudah terpasang dua unit. Untuk air mancur, saat ini masih proses penyetelan dan menunggu pemasangan alat utama karena diganti total,” jelas Gamaliel.

Target Selesai Akhir Januari

Secara perencanaan, proyek revitalisasi ini ditargetkan rampung pada akhir Januari. Meski begitu, Gamaliel menegaskan pembukaan untuk umum masih menunggu arahan lebih lanjut.

“Harapannya akhir Januari ini sudah selesai. Tapi setelah itu masih ada tahapan pengecekan dan perbaikan sebelum dibuka kembali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, karena proyek ini murni bantuan CSR, tidak ada target waktu yang bersifat memaksa. Setelah pengerjaan selesai, aset akan diserahkan oleh Bank Jatim kepada DLH Kota Malang untuk dilakukan pemeriksaan akhir sebelum dibuka resmi atas arahan Wali Kota Malang.

Baca Juga : Wamen UMKM Janjikan Dukungan CSR untuk Pelaku Usaha Kota Batu

Air Mancur, Lampu Taman, hingga Bangunan Sudut

Selain air mancur, pekerjaan yang masih berlangsung meliputi perbaikan lampu taman serta penyempurnaan empat bangunan di sudut Alun-Alun Kota Malang. Menariknya, bangunan tersebut akan dikembalikan dengan warna cat seperti kondisi semula, sebelum adanya bantuan CSR sebelumnya.

“Untuk akses masuk tetap seperti dulu, tidak ada perubahan. Hanya ada tambahan branding Bank Jatim sebagai pemberi bantuan,” kata Gamaliel.

Toilet Diperbesar, Ada Ruang Laktasi

Konsep ramah keluarga jadi salah satu fokus revitalisasi kali ini. Fasilitas toilet tetap tersedia dua unit, namun dengan peningkatan kapasitas. Toilet diperbesar dan kini dilengkapi ruang laktasi, mengingat mayoritas pengunjung Alun-Alun Kota Malang adalah keluarga dengan anak kecil.

Tak hanya itu, fasilitas skate park juga tetap dipertahankan. Beberapa bagian yang rusak diperbaiki, meski usulan penambahan fasilitas dari komunitas skateboard belum bisa direalisasikan.

“Perencanaannya hanya mencakup perbaikan, belum sampai penambahan fasilitas,” jelasnya.

Baca Juga : Revitalisasi Alun-Alun Kota Malang Ditarget Selesai Akhir Tahun

Pengunjung Ramai Saat Akhir Pekan

Soal tingkat kunjungan, Gamaliel menyebut Alun-Alun Kota Malang memang selalu jadi favorit warga, terutama saat akhir pekan.

“Sabtu dan Minggu bisa mencapai sekitar 2.000 pengunjung. Kalau hari biasa biasanya tidak sampai 500 orang,” ungkapnya.

Terkait keberadaan pedagang kaki lima (PKL), Gamaliel menegaskan kawasan Alun-Alun Kota Malang seharusnya steril. Namun demikian, DLH akan berkoordinasi lintas sektor untuk mencari solusi penataan PKL agar tetap tertib tanpa mengganggu fungsi ruang terbuka hijau.

“Harapannya nanti ada tempat khusus untuk PKL, sehingga Alun-Alun tetap tertib, nyaman, dan indah,” pungkasnya. (fat/Aye/sg)

Tags:

You Might also Like