Revitalisasi Pasar Induk Gadang Dikebut, 1.200 Pedagang Direlokasi
Share
SUARAGONG.COM – Pemerintah Kota Malang memastikan revitalisasi Pasar Induk Gadang (PIG) segera terealisasi. Langkah awal dilakukan dengan merelokasi pedagang yang selama ini berjualan di sisi selatan dan memanfaatkan badan jalan utama. Dari Rilis Pemkot Malang, Kepastian ini disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, usai meninjau kesiapan lokasi relokasi pada Senin (23/2/2026).
Pasar Induk Gadang Siap Disulap, Pedagang Pindah H+7 Lebaran
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan lahan benar-benar siap sebelum proses pelelangan pembangunan dimulai. Revitalisasi PIG sendiri didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp14,95 miliar.
“Kalau tidak dipastikan seperti ini, saya khawatir DAK yang sudah ditetapkan hanya menunggu kesiapan lahan. Kalau lahannya sudah dibongkar dan semuanya pindah, barulah nanti diproses untuk pelelangannya,” ujarnya.

Pemerintah Kota Malang memastikan revitalisasi Pasar Gadang segera terealisasi, disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, usai meninjau kesiapan lokasi relokasi pada Senin (23/2/2026). (Pemkot Malang)
Relokasi Jadi Kunci Proyek
Pemkot menegaskan, relokasi pedagang merupakan syarat utama agar proyek pembangunan bisa berjalan. Setelah seluruh pedagang pindah dan lahan dinyatakan clear, proses tender akan segera dilakukan.
Sebagai bagian dari penataan kawasan, pemerintah juga merancang pembangunan akses jalan dua jalur bermedian yang terhubung langsung dengan dua jembatan di sekitar pasar. Tujuannya untuk memperlancar arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Dalam dialog dengan pedagang, Pemkot menerima sejumlah masukan teknis. Salah satunya penambahan pagar atau tembok pembatas di median jalan untuk mencegah aktivitas jual beli di bahu jalan yang selama ini menjadi sumber kemacetan.
Selain itu, kawasan baru akan dilengkapi dua pintu masuk, area parkir memadai, fasilitas bongkar muat, serta titik penyeberangan khusus di dalam area berpagar.
Mulai Pindah H+7 Lebaran
Relokasi pedagang ditargetkan dimulai H+7 setelah Hari Raya Idulfitri dan harus rampung pada Maret 2026.
“Mulai H+7 setelah hari raya mereka mulai pindah, dan Maret harus sudah selesai. Semua pedagang harus sudah pindah,” tegas Wahyu.
Saat ini, penataan area pasar sisi timur dilaporkan telah selesai, sedangkan sisi barat ditargetkan tuntas sebelum Lebaran.
Baca Juga : Jalan Pasar Gadang Dapat Kucuran Dana Rp14,9 Miliar
Tampung 1.200 Pedagang
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan lokasi relokasi telah disiapkan untuk menampung sekitar 1.200 pedagang dari sisi selatan.
“Yang ditampung di tempat relokasi ini nanti ada sekitar 1.200 pedagang, semua yang ada di sisi sebelah selatan,” jelasnya.
Lahan relokasi tersebut berstatus sewa dengan kontrak langsung selama tiga tahun. Biaya sewa mencapai Rp133 juta per tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.
“Ini untuk kepentingan masyarakat dan para pedagang,” pungkas Eko.
Revitalisasi Pasar Induk Gadang diharapkan mampu menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata, aman, serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi Kota Malang ke depan. (Aye/sg)

