Sejak pagi, umat Hindu mengenakan pakaian adat khas Bali dan Tengger memenuhi area pantai. Suasana sakral semakin terasa dengan lantunan gamelan Bale Ganjur yang mengiringi prosesi.
Diikuti oleh pemangku adat yang membawa sesaji dan jempana.
Upacara Melasti bertujuan menyucikan Buana Agung (alam semesta) dan Buana Alit (diri manusia), seperti dijelaskan oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lumajang, Teguh Widodo.
Selain itu, tarian Rejang Renteng dan Rejang Dewa juga memeriahkan acara, melambangkan kesucian dan keharmonisan.
Para umat membawa sesaji berupa bunga, buah, dan hasil bumi yang dihanyutkan ke laut sebagai simbol pelepasan kotoran lahir dan batin.
Melasti bukan hanya ajang ibadah, tetapi juga mempererat tali persaudaraan di antara umat Hindu Tengger dan masyarakat sekitar.
Ritual ini semakin menarik perhatian wisatawan dan fotografer yang ingin mengabadikan keindahan prosesi ini.
Baca Juga : 3 Fakta Mengejutkan tentang Ladang Ganja Bromo
Jangan Lupa ikuti terus Informasi, Berita artikel paling Update dan Trending Di Media Suaragong !!!. Jangan lupa untuk ikuti Akun Sosial Media Suaragong agar tidak ketinggalan di : Instagram, Facebook, dan X (Twitter). (Fz).
Baca Juga Artikel Berita Lain dari Suaragong di Google News