Type to search

Malang

RKPD 2027, Wali Kota Malang Soroti Kepadatan Kecamatan Lowokwaru

Share
RKPD 2027, Wali Kota Malang Soroti Kepadatan Kecamatan Lowokwaru

SUARAGONG.COM – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan Kecamatan Lowokwaru menjadi salah satu wilayah dengan dinamika paling tinggi di Kota Malang. Hal itu disampaikannya saat pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Kecamatan Lowokwaru, sebagai bagian dari persiapan penyusunan RKPD Tahun 2027.

Bahas RKPD 2027, Wali Kota Malang Sebut Lowokwaru Pusat Kepadatan dan Dinamika Kota

Menurut Wahyu, tingginya kepadatan penduduk dan arus pengunjung menjadi persoalan utama di kawasan tersebut. Apalagi, Lowokwaru juga dikenal sebagai pusat aktivitas pendidikan dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak di Kota Malang.

“Lowokwaru ini dinamikanya paling tinggi di Kota Malang. Baik dari kepadatan penduduk maupun jumlah pengunjung yang datang ke Kota Malang, tertinggi itu di Lowokwaru. Permasalahannya juga berkembang sangat banyak,” ujar Wahyu.

Tekankan Sinkronisasi Aspirasi Warga dalam RKPD

Dalam pembahasan RKPD tersebut, Wali Kota Malang menyampaikan sejumlah arahan, termasuk program bedah rumah serta penegasan agar seluruh proses perencanaan pembangunan—mulai dari RT/RW, kelurahan, kelompok masyarakat (Pokmas), hingga Musrenbang—benar-benar selaras dengan aspirasi warga.

Ia menilai keterlibatan masyarakat, khususnya warga pendatang, masih perlu diperkuat. Padahal, suara mereka juga penting dalam menentukan kebutuhan serta prioritas pembangunan wilayah.

“Musrenbang yang mendasari RKPD 2027 harus betul-betul menghasilkan usulan prioritas yang bisa direalisasikan. Ini harus sejalan dengan visi-misi pemerintah, hasil evaluasi program unggulan, serta tidak bertentangan secara hierarki dengan kebijakan di atasnya,” tegasnya.

Wahyu juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pendekatan top-down melalui regulasi dan bottom-up melalui aspirasi masyarakat, agar perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga :Lowokwaru Jadi Wilayah Paling Rawan Kebakaran, Satpol PP Kota Malang Perkuat Pemetaan

Antisipasi Potensi Gesekan Sosial

Terkait persoalan yang paling menonjol di Lowokwaru, Wali Kota menyebut adanya potensi gesekan sosial akibat tingginya dinamika antar kelompok masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kota Malang melakukan pendekatan berbasis moderasi dengan melibatkan berbagai perkumpulan dan komunitas lintas suku.

“Kami lakukan pendekatan melalui moderasi dan melibatkan kelompok-kelompok masyarakat. Alhamdulillah, sejauh ini semuanya sudah berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Fat/aye/sg)

Tags:

You Might also Like