SPPG Sambigede Siap Salurkan MBG Selama Ramadan
Share
SUARAGONG.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sambigede, Kabupaten Malang, menyiapkan skema khusus untuk penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan. Penyesuaian dilakukan mulai dari menu, waktu distribusi, hingga mekanisme pengambilan oleh penerima manfaat. Pengelola SPPG Bumdes Kabersera, desa Sambigede, Ninik Ayundari, menjelaskan bahwa penyaluran MBG tetap mengacu pada petunjuk teknis resmi.
SPPG Sambigede Siap Salurkan MBG Selama Ramadan dengan Menu Khusus
Program untuk peserta didik dijadwalkan mulai tanggal 23 Ramadan dengan konsep menu yang disesuaikan untuk kondisi berpuasa. Selama Ramadan, penggunaan nasi dibatasi hanya satu kali dalam sepekan. Selebihnya, SPPG menyediakan alternatif sumber karbohidrat seperti olahan ubi, pilus, geduk, serta puding, buah, dan susu dengan kandungan gizi yang tetap terukur.
Menu tersebut dirancang agar menarik bagi anak-anak saat berbuka puasa sekaligus memastikan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. Seluruh makanan diproduksi langsung oleh dapur SPPG, termasuk dimsum, rolade, hingga nugget, guna menjaga kualitas dan kebersihan.
Distribusi MBG Saat Ramadan Mulai Jam 4 Sore
Distribusi MBG juga mengalami perubahan waktu. Jika biasanya dilakukan mengikuti jam sekolah, selama Ramadan paket makanan dikirim sekitar pukul 16.00 WIB agar dapat langsung dibawa pulang untuk berbuka.
Paket dikemas dalam tote bag khusus berisi wadah plastik berukuran besar agar makanan tetap utuh. Pengambilan dilakukan oleh orang tua atau perwakilan kelompok siswa sesuai koordinasi sekolah, sehingga siswa tidak diwajibkan datang langsung.
Untuk siswa yang rumahnya jauh, terutama tingkat SMA, SPPG menyiapkan mekanisme pengambilan kolektif atau titik distribusi tertentu yang lebih dekat dengan tempat tinggal.
Ninik menegaskan, penyesuaian ini dilakukan agar makanan tetap layak konsumsi dan tidak basi saat dikonsumsi.
Selain itu, SPPG Sambigede memastikan tidak ada pengurangan tenaga kerja selama Ramadan. Seluruh karyawan tetap diberdayakan dalam proses produksi dan pengemasan, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan ekonomi meningkat.
Melalui berbagai penyesuaian tersebut, SPPG berharap program MBG tetap berjalan efektif dan memberi manfaat optimal bagi peserta didik selama bulan Ramadan. (Aye/sg)

