Tak Sekadar Teori, Pelajar Probolinggo Praktik Vertical Rescue
Share
SUARAGONG.COM – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat terus digencarkan di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui kegiatan edukasi vertical rescue dan pertolongan pertama pada korban kecelakaan yang digelar di tepian Sungai Rondoningo, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (16/1/2025).
Hadapi Situasi Darurat, Pelajar Probolinggo Ikuti Edukasi Vertical Rescue di Sungai Rondoningo
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran mitigasi risiko bagi generasi muda, khususnya pelajar, agar memiliki pemahaman dasar dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Hal tersebut dinilai penting mengingat Kabupaten Probolinggo memiliki karakter geografis yang beragam, mulai dari wilayah sungai, perbukitan, hingga medan terjal.
Edukasi vertical rescue dan pertolongan pertama ini diprakarsai oleh komunitas Jack Outdoor yang berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo. Sinergi tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama dalam meningkatkan kesadaran dan keselamatan masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan secara gratis ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Probolinggo. Para pelajar tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga dibekali praktik langsung di lapangan agar mampu memahami teknik penyelamatan secara aplikatif.
Peserta mendapatkan kesempatan mencoba teknik roping dengan bergelantungan di area Sungai Rondoningo. Simulasi ini dirancang menyerupai proses evakuasi korban di medan sulit, seperti tebing sungai atau lokasi kecelakaan dengan kontur ekstrem.
Pengetahuan Dasar Penanganan Korban
Pemateri dari PMI Kabupaten Probolinggo, Kholik Arisandi, menjelaskan bahwa edukasi tersebut bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dasar penanganan korban yang benar dan aman.
“Kami membagikan pengalaman lapangan agar adik-adik memahami cara evakuasi dan stabilisasi korban yang tepat. Pertolongan pertama tidak boleh dilakukan sembarangan karena kesalahan penanganan bisa memperparah kondisi korban,” ujarnya.
Ia menambahkan, edukasi ini penting sebagai bekal awal sebelum tim penyelamat profesional tiba di lokasi kejadian.
Sementara itu, pemilik Jack Outdoor, Jacky Wicaksono, menyampaikan bahwa kegiatan serupa terbuka untuk umum. Dan dapat diikuti oleh komunitas maupun organisasi masyarakat.
“Kabupaten Probolinggo memiliki banyak wilayah dengan kondisi geografis vertikal. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat memiliki pengetahuan dasar penyelamatan dan pertolongan pertama saat terjadi kegawatdaruratan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi muda yang tanggap darurat, memiliki kesiapsiagaan. Serta mampu meminimalkan risiko fatalitas saat terjadi kecelakaan atau bencana di lingkungan sekitar.
Pelajar di Kabupaten Probolinggo mengikuti edukasi vertical rescue dan pertolongan pertama di Sungai Rondoningo. Guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. (Duh/aye)

