Type to search

Malang Pemerintahan

Tuntaskan Persoalan Sampah, Pemkot Batu Gandeng COOSAE

Share
Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmennya dalam menuntaskan persoalan sampah melalui Kolaborasi bersama COOSAE

SUARAGONG.COM – Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmennya dalam menuntaskan persoalan sampah melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen kerja sama offtaker hasil pengelolaan sampah antara Pemkot Batu dan COOSAE, yang digelar di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Senin (29/12/2025).

Kolaborasi Pemkot Batu dan COOSAE: Atasi Masalah Sampah di 2025

Kerja sama ini sekaligus menjadi momentum refleksi capaian pengelolaan sampah sepanjang 2025 serta penajaman arah kebijakan menuju tahun 2026 agar lebih terukur dan berkelanjutan.

Wali Kota: Sampah Harus Ditangani Bertahap dan Konsisten

Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan komitmen bersama yang harus ditangani secara serius, bertahap, dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya konsistensi kebijakan serta sinergi lintas sektor agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan efektif dalam jangka panjang.

“Masalah sampah adalah komitmen kami. Dengan langkah yang tepat dan kerja sama seluruh pihak, persoalan ini bisa kita selesaikan secara bertahap,” tegas Nurochman.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan berbagai pihak, termasuk Local Service Development Program (LSDP). Untuk memastikan kebijakan pengelolaan sampah tidak hanya berhenti di tataran konsep, tetapi benar-benar berdampak di lapangan.

Wakil Wali Kota Dorong Pengelolaan dari Rumah Tangga

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mendorong penguatan kampanye pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa sampah sejatinya memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi berkah apabila dikelola dengan baik. Melalui pemilahan sejak sumber, pengolahan yang tepat. Serta dukungan ekosistem hilir yang berkesinambungan.

Timbulan Sampah Kota Batu Turun Signifikan

Penguatan kebijakan dan meningkatnya partisipasi masyarakat mulai menunjukkan hasil positif. Sepanjang tahun 2025, jumlah timbulan sampah di Kota Batu tercatat sebesar 44.178 ton, menurun signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 52.910 ton.

Pada periode yang sama, capaian pengurangan sampah mencapai 30,95 persen atau sekitar 30 persen, meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 28 persen atau 25,69 persen.

Baca Juga : Pemkot Probolinggo Perkuat Pengelolaan Sampah Spesifik Lewat FGD

Ruang Dialog dengan Stakeholder

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan para pemangku kepentingan. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu mendengarkan berbagai saran. Serta masukan sebagai bagian dari upaya memastikan kebijakan pengelolaan sampah berjalan adaptif, implementatif, dan selaras dengan kebutuhan di lapangan.

Pemkot Batu berharap kolaborasi dengan COOSAE dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Sekaligus menjadi model pengelolaan berkelanjutan di wilayah perkotaan berbasis pariwisata. (Mf/Aye/sg)