Wali Kota Eri Cahyadi Dorong MKKS dan K3S di Surabaya
Share
SUARAGONG.COM – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mendorong dunia pendidikan di Kota Pahlawan untuk terus berinovasi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri halalbihalal bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SMP negeri dan swasta di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik), Selasa (7/4/2026).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Minta Laporan guru Digitalisasi dan Dorong MKKS serta K3S
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dispendik Kota Surabaya Febrina Kusumawati, Ibunda Guru Kota Surabaya Rini Indriyani, serta Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Surabaya Anna Fajriatin.
Dalam kesempatan itu, Eri menyampaikan apresiasi kepada MKKS dan K3S yang dinilai telah berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya. Namun, ia juga menyoroti beban administrasi guru yang dinilai masih cukup berat.
Menurutnya, kewajiban membuat laporan kinerja bulanan secara manual justru mengganggu fokus utama guru dalam mendidik siswa.
“Tugas utama guru adalah mendidik dan membentuk karakter anak. Jangan sampai waktunya habis hanya untuk membuat laporan,” tegasnya.
Penerapan Sistem Digital
Karena itu, Eri meminta Dinas Pendidikan untuk segera menerapkan sistem digital dalam penyusunan laporan kinerja guru. Langkah ini diharapkan mampu memangkas beban administrasi sekaligus meningkatkan efisiensi kerja.
Tak hanya itu, ia juga mendorong lahirnya inovasi baru di bidang pendidikan dengan melibatkan seluruh MKKS dan K3S, baik dari jenjang SD maupun SMP, negeri maupun swasta.
“Ayo ciptakan sesuatu yang baru, yang benar-benar bermanfaat bagi anak-anak Surabaya. Saya minta Dispendik mendukung penuh,” ujarnya.
Guru Adalah Percetakan Generasi
Eri bahkan menargetkan inovasi tersebut sudah mulai terlihat dalam waktu satu bulan ke depan. Ia berharap program yang dihasilkan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia.
“Guru adalah pencetak generasi masa depan. Dari tangan panjenengan, akan lahir pemimpin-pemimpin bangsa ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, berharap pertemuan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pendidikan.
“Semoga ini menjadi awal sinergi yang lebih kuat untuk memajukan pendidikan di Surabaya,” pungkasnya. (Wahyu/Aye/sg)

