SUARAGONG.COM – Rencana pemerintah menyediakan kendaraan operasional untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ternyata mendapat respons positif dari pelaku di lapangan. Salah satunya datang dari Gabungan Pengusaha Makanan Bergizi (Gapembi) Jawa Timur.
Pro Kontra Motor Listrik SPPG, Gapembi Jatim Dukung Penuh : Justru Mempermudah
Ketua Gapembi Jatim, Makrus Soleh, menyebut bantuan kendaraan—termasuk motor listrik—bakal sangat membantu aktivitas tim SPPG yang selama ini masih serba “ngandelin” fasilitas seadanya.
“Selama ini kita pakai kendaraan pribadi, angkutan umum, bahkan kadang kendaraan online,” ungkapnya, Kamis (16/4).
Kondisi tersebut, menurutnya, cukup menyulitkan karena tim SPPG punya mobilitas tinggi. Mulai dari pengecekan ke sekolah hingga survei harga bahan pangan di pasar, semuanya butuh akses transportasi yang cepat dan efisien.
Mobilitas Tinggi, Butuh Dukungan Nyata
Makrus menjelaskan, tugas SPPG nggak cuma soal distribusi makanan bergizi. Tim juga harus memastikan kualitas makanan yang disalurkan tetap terjaga, sekaligus menerima masukan langsung dari sekolah.
Selain itu, mereka juga rutin turun ke pasar untuk memantau harga bahan pangan. Hal ini penting agar pembelian tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kalau ke pasar, kita cek harga supaya nggak melanggar aturan. Jadi memang butuh kendaraan operasional yang memadai,” jelasnya.
Dengan adanya kendaraan khusus, pekerjaan ini diharapkan bisa berjalan lebih cepat, efektif, dan terkontrol.
Di Tengah Pro dan Kontra, Gapembi Tetap Mendukung
Seperti diketahui, pemerintah melalui BGN berencana menyediakan sekitar 25.000 unit motor listrik untuk mendukung operasional SPPG di seluruh Indonesia. Namun, kebijakan ini sempat menuai pro dan kontra di masyarakat.
Meski begitu, Gapembi Jatim melihat kebijakan ini dari sisi kebutuhan di lapangan. Bagi mereka, kendaraan operasional bukan sekadar fasilitas tambahan, tapi sudah jadi kebutuhan penting untuk menunjang kinerja.
Makrus juga mengakui, meskipun masih ada perdebatan, kehadiran kendaraan operasional tetap membawa dampak positif bagi kelancaran layanan SPPG.
Harapan untuk Layanan Gizi yang Lebih Maksimal
Dengan dukungan kendaraan operasional, Gapembi berharap pelayanan SPPG bisa semakin optimal. Tidak hanya dari sisi distribusi, tapi juga pengawasan kualitas hingga efisiensi kerja tim di lapangan.
Apalagi, program pemenuhan gizi saat ini jadi salah satu program strategis nasional yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.
Kalau operasional di lapangan makin lancar, dampaknya tentu akan terasa langsung ke masyarakat sebagai penerima manfaat.
Pada akhirnya, dukungan seperti ini jadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting untuk menyukseskan program gizi nasional. (Aye/sg)
