SUARAGONG.COM – Buat kamu yang sering lewat arah selatan, pasti sudah hafal banget sama tantangan di kawasan Pasar Induk Gadang (PIG). Tapi tenang, Lur! Pemerintah Kota (Pemkot) Malang lagi serius banget ngebut proyek revitalisasi pasar gadang plus pembangunan jalan baru yang dijadwalkan start Mei 2026 nanti.
Pasar Gadang Menuju “Glow Up”! Pemkot Malang Kebut Revitalisasi Pasar dan Jalan
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan kalau sebenarnya para pedagang sempat janji bakal beres pindah per April ini. Tapi karena faktor cuaca (hujan deras) dan beberapa kendala teknis, proses relokasi jadi sedikit molor.
Nggak mau buang waktu, Pak Wali langsung kasih instruksi tegas tapi tetap humanis: Pedagang dikasih waktu satu minggu buat segera masuk ke area dalam pasar. Langkah ini penting banget supaya lahan segera “steril” dan proyek bisa masuk tahap lelang.
Jalan Kembar Senilai Rp14,95 Miliar Siap Dibangun
Anggaran buat nyulap jalanan Gadang ini nggak main-main, Lur. Pemkot dapet dukungan dana DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pusat sebesar Rp14,95 miliar. Rencananya, kawasan ini bakal punya:
- Jalan Kembar: Dua lajur lengkap dengan median di tengahnya.
- Sirip-Sirip Jalan: Biar akses masuk-keluar makin rapi dan nggak numpuk di satu titik.
- Koneksi Jembatan: Jalan baru ini bakal terhubung lurus sama dua jembatan yang sudah dibangun sebelumnya.
Baca Juga : Pemkot Malang Terapkan Perda Parkir: Bagi Hasil 70:30
1.200 Pedagang Lama Jadi Prioritas
Ada sekitar 1.200 pedagang yang bakal direlokasi ke dalam pasar. Pak Wali mastiin kalau semua yang masuk adalah pedagang lama yang sudah puluhan tahun jualan di sana. Jadi, nggak ada cerita “pedagang titipan” atau orang baru yang tiba-tiba nyelip.
“Semuanya adalah pedagang lama, tidak ada pedagang baru,” tegas Wahyu Hidayat.
Kalau proyek ini sukses, wajah Pasar Gadang nggak bakal kumuh lagi. Keluhan soal jalan rusak, air tergenang pas hujan, sampai macet yang bikin emosi, diharapkan bakal hilang berganti jadi kawasan yang tertib, nyaman, dan pastinya makin representatif buat jualan maupun belanja. (Fat/Aye/sg)
