SUARAGONG.COM – SMA Negeri 1 Panji (Smaji) Situbondo bikin gebrakan baru di dunia pendidikan. Lewat program bertajuk Garuda Smaji, sekolah ini serius bantu siswa-siswinya buat lebih siap ngejar cita-cita—baik ke perguruan tinggi, TNI, maupun Polri.
Program ini digagas langsung oleh Kepala SMAN 1 Panji, Hamidah. Menariknya, inovasi ini lahir saat dirinya belum genap empat bulan menjabat.
Garuda Smaji Resmi Diluncurkan, Siswa Disiapkan Masuk PTN hingga TNI-Polri
Menurut Hamidah, Garuda Smaji bukan sekadar program biasa. Ini jadi wadah buat siswa kelas akhir agar lebih terarah sesuai minat dan bakat mereka.
Mulai dari pembinaan akademik, pelatihan karakter, sampai persiapan karier, semuanya dikemas dalam satu program.
“Ini langkah strategis supaya lulusan Smaji benar-benar siap bersaing, baik di perguruan tinggi maupun dunia kerja,” jelasnya.
Ada Pelatihan UTBK sampai Tes TNI-Polri
Salah satu yang bikin program ini makin menarik adalah adanya pelatihan UTBK yang bekerja sama dengan bimbingan belajar Ruangguru.
Di sini, siswa gak cuma belajar materi, tapi juga dapat strategi mengerjakan soal, manajemen waktu, hingga motivasi menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Gak berhenti di situ, buat siswa yang punya mimpi jadi TNI atau Polri, sekolah juga mengadakan tes buta warna sejak dini. Tujuannya simpel: biar mereka tahu kesiapan kesehatan sejak awal.
Jadi, siswa gak “kaget” saat masuk tahap seleksi nanti.
Saat ini, total ada 85 siswa yang tergabung dalam Garuda Smaji. Rinciannya:
- 35 siswa fokus ke jalur TNI
- 33 siswa ke Polri
- 17 siswa ke perguruan tinggi negeri (PTN)
Semua peserta mendapat pendampingan langsung dari tenaga ahli sesuai bidang masing-masing. Bahkan, program ini juga diperkuat dengan kerja sama resmi dengan berbagai lembaga.
Dapat Apresiasi dari Dinas Pendidikan
Saat launching yang digelar Rabu (15/4/2026), program ini langsung mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso, Muhammad Syarifudin, mengaku bangga dengan langkah SMAN 1 Panji.
Menurutnya, program ini jadi bukti nyata sekolah dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masa depan siswa.
Baca Juga : Probolinggo Dorong Pendidikan Inklusif Lewat Sekolah Rakyat
Dukungan juga datang dari Komite Sekolah, Teguh Wibowo. Ia berharap Garuda Smaji gak berhenti sebagai program seremonial, tapi benar-benar berjalan maksimal.
Targetnya jelas: dalam tiga tahun ke depan bisa mencetak lulusan unggul yang siap jadi generasi penerus bangsa.
Menariknya, program ini juga dikemas dalam kegiatan kokurikuler. Artinya, gak bakal mengganggu jam pelajaran utama, justru mendukung kurikulum yang ada.
Dengan pendekatan ini, siswa gak cuma pintar secara akademik, tapi juga punya karakter kuat, berpikir kritis, dan siap menghadapi masa depan.
Garuda Smaji pun jadi bukti kalau sekolah bisa jadi tempat lahirnya mimpi besar—dan yang lebih penting, membantu mewujudkannya.













