Ini Syarat Dana Rp5 Juta per RW untuk Gen Z Surabaya
Share
SUARAGONG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelontorkan program pemberdayaan pemuda melalui Kampung Pancasila dengan alokasi dana Rp5 juta per bulan untuk setiap RW. Anggaran ini secara khusus ditujukan bagi generasi muda atau Gen Z agar mampu membangun kemandirian ekonomi di lingkungan masing-masing.
Dana Rp5 Juta per RW untuk Gen Z Surabaya, Ini Syarat dari Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan, bantuan tersebut tidak diberikan secara cuma-cuma. Dana hanya akan dicairkan apabila kelompok pemuda atau Karang Taruna di tingkat RW mengajukan proposal kegiatan yang jelas manfaatnya bagi masyarakat dan memiliki dampak jangka panjang.
Menurutnya, program ini dirancang untuk melatih kemampuan perencanaan sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan anak muda. Proposal yang bersifat seremonial tanpa manfaat nyata dipastikan tidak akan lolos seleksi.
“Kalau kegiatannya punya manfaat langsung dan bisa dirasakan masyarakat, dana langsung dicairkan. Tapi kalau hanya acara formal tanpa dampak, tidak akan kami berikan,” ujarnya.
Seleksi di Tingkat Kecamatan
Proses seleksi dilakukan di tingkat kecamatan. Setiap proposal dari kelompok Gen Z dikumpulkan dan dinilai. Antaranya berdasarkan kelayakan, kebermanfaatan, serta potensi keberlanjutan program.
Eri berharap, anak muda tidak hanya menghabiskan anggaran tanpa arah, tetapi mampu menyusun visi dan rencana usaha yang jelas. Ia menekankan pentingnya membangun pola pikir mandiri agar generasi muda dapat menjadi penggerak ekonomi kampung.
Program ini telah berjalan sejak Januari 2026. Bagi RW yang belum mengajukan proposal pada bulan sebelumnya, dana tidak hangus dan dapat diakumulasi pada bulan berikutnya. Artinya, jika dua bulan digabung, total bantuan bisa mencapai Rp10 juta.
Pemkot juga mengintegrasikan program ini dengan kerja sama bersama puluhan pelaku industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka). Produk hasil usaha kampung diharapkan dapat menjadi pemasok kebutuhan sektor tersebut, mulai dari bahan pangan hingga produk kerajinan.
Baca Juga : Bank Jatim dan Kemendes PDT RI Teken Kerja Sama Perkuat Ekonomi Desa
Keberlanjutan Usaha Anak Muda
Selain bantuan dana, pemerintah juga menyiapkan pendampingan agar usaha yang dirintis pemuda dapat berjalan berkelanjutan. Kampung Pancasila ditargetkan tidak hanya memperkuat kerukunan warga, tetapi juga menjadi pusat inkubasi ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Melalui langkah ini, Pemkot Surabaya menargetkan penurunan angka pengangguran terbuka di kalangan anak muda sekaligus peningkatan pendapatan masyarakat di tingkat perkampungan. (Wahyu/aye)

