SIAPA DYASTASITA WIDYA BUDI? Sosok Juri LCC 4 Pilar MPR

SIAPA DYASTASITA WIDYA BUDI? Sosok Juri LCC 4 Pilar MPR
SIAPA DYASTASITA WIDYA BUDI? Sosok Juri LCC 4 Pilar MPR

SUARAGONG.COM – Nama Dyastasita Widya Budi mendadak jadi sorotan publik setelah potongan video Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat viral di media sosial. Polemik ini bermula dari dugaan ketidakkonsistenan penilaian dewan juri yang memicu protes dari para siswa, sekolah, hingga warganet.

Siapa Dyastasita Widya Budi: Juri LCC 4 Pilar MPR yang Viral di Kalbar

Penasaran siapa sebenarnya sosok juri yang tengah jadi buah bibir ini? Simak profil lengkap dan laporan kekayaannya berikut ini:

1. Pejabat Teras di Sekretariat Jenderal MPR RI

Bukan orang sembarangan, Dyastasita ternyata memegang jabatan strategis di lingkungan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

  • Jabatan: Kepala Biro Pengkajian Konstitusi pada Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI.
  • Pangkat: Pembina Utama (IV/e), yang merupakan salah satu jenjang kepangkatan tertinggi bagi PNS.
  • Pendidikan: Bergelar Sarjana Sosial (S.Sos), ia memang aktif terjun ke daerah-daerah dalam program sosialisasi Empat Pilar.

2. Awal Mula Polemik LCC Kalbar

Kehebohan terjadi saat akun Instagram @smansaptk.informasi dan beberapa platform lain mengunggah perbedaan nilai untuk jawaban yang substansinya mirip. Netizen menilai ada unsur subjektivitas yang merugikan peserta tertentu, sehingga integritas dewan juri, termasuk Dyastasita, pun dipertanyakan.

3. Mengintip Isi Kantong (LHKPN)

Seiring dengan viralnya kasus ini, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya turut dikuliti netizen. Berdasarkan laporan periode 2025 yang dilaporkan pada 26 Maret 2026:

  • Total Harta Kotor: Rp698.795.031
  • Utang: Rp117.574.091
  • Total Kekayaan Bersih: Rp581.220.940

Rincian Aset:

  • Tanah & Bangunan: Rp697.120.000 (Aset utama yang berada di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan).
  • Kas & Setara Kas: Rp1.675.031.
  • Alat Transportasi & Lainnya: Nihil (tidak tercatat memiliki kendaraan pribadi dalam laporan tersebut).

Reaksi Publik dan Tuntutan Transparansi

Hingga saat ini, publik masih menunggu klarifikasi resmi mengenai mekanisme penilaian yang diperdebatkan tersebut. Banyak pihak berharap agar kompetisi bergengsi seperti LCC 4 Pilar tetap menjaga sportivitas, karena ajang ini adalah tempat menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Sangat disayangkan, Ajang yang tujuannya memasyarakatkan konstitusi dan keadilan malah tersandung isu ketidakadilan penilaian. Sebagai pejabat eselon tinggi, sosok Dyastasita kini memikul beban untuk membuktikan profesionalitas di mata publik. Jangan sampai semangat ‘4 Pilar’ luntur (aye/sg)