SUARAGONG.COM – Jagat media sosial lagi heboh sama kemunculan organisasi Masyarakat atau Ormas bernama Yakuza Maneges. Eits, tapi jangan parno duluan, Ngab! Meski namanya terdengar sangar kayak geng kriminal dari Negeri Sakura, Yakuza yang satu ini lahir dari rahim pesantren di Kediri dan punya misi dakwah yang unik.
Yakuza Maneges Ternyata Ormas Kediri Bentukan Gus Thuba
Dideklarasikan pada Sabtu (9/5/2026) di Hotel Bukit Daun, Kediri, ormas ini dipimpin langsung oleh tokoh muda NU, Gus Thuba (Thuba Topo Broto Maneges). Yuk, kita bedah fakta-fakta menariknya:
Apa Itu Yakuza Maneges?
Bukan cabang organisasi internasional, Yakuza di sini adalah sebuah akronim yang dalem banget maknanya: “Yang Awalnya Kotor Ujungnya Zuhud Abadi”.
Organisasi ini berada di bawah naungan Majelis Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin, yang didirikan oleh ulama legendaris Ploso, KH Hamim Jazuli atau yang akrab disapa Gus Miek (kakek Gus Thuba).
Wadah Buat “Santri Jalur Kiri”
Gus Thuba menyebut organisasinya sebagai wadah bagi mereka yang merasa “tersesat” atau “jatuh dalam dosa berat”.
- Misi Taubat: Merangkul orang-orang yang selama ini dipinggirkan masyarakat karena masa lalunya yang kelam.
- Lintas Agama: Uniknya, Yakuza Maneges bersifat terbuka, bahkan siap merangkul masyarakat lintas agama untuk urusan kemanusiaan.
Baca Juga : Khofifah Hadiri Undangan Presiden Prabowo Bersama Pimpinan Ormas Islam
Visi: Penjaga yang Lemah & Pembenah yang Salah
Bukan cuma urusan spiritual, ormas ini juga punya “taring” sosial. Mereka punya tiga pilar utama:
- Penjaga yang lemah.
- Pembela yang benar.
- Pembenah yang salah.
Gus Thuba menegaskan bahwa Yakuza Maneges bakal jadi pemantau kasus-kasus di tengah masyarakat, termasuk mengawasi pejabat hingga ulama yang dianggap “melenceng”, khususnya dalam konteks asusila.
Tegas: Non-Partisan & Pendukung Hukum
Meski namanya terkesan “pemberontak”, Gus Thuba menjamin ormas ini tidak akan berseberangan dengan negara. Sebaliknya, Yakuza Maneges diposisikan sebagai pendukung aparat penegak hukum dalam menjaga keadilan sosial di Indonesia.
Gus Thuba bener-bener pinter mainin ‘branding’. Pakai nama Yakuza buat narik perhatian orang-orang yang ngerasa dirinya ‘kotor’ supaya nggak malu buat balik ke jalan agama. Ini sih definisi dakwah cool yang bener-bener ngerangkul akar rumput, Ngab!










