Type to search

Peristiwa Probolinggo

Jembatan Bailey Segera Dipasang di Madakaripura: Akses Wisata Bakal Lancar

Share
Akses Jembatan menuju wisata Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, segera kembali normal.

SUARAGONG.COM – Akses menuju wisata Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, segera kembali normal. Jembatan sementara jenis Bailey kini mulai dipasang sebagai pengganti jembatan yang putus akibat longsor.

Jembatan Bailey Dipasang di Madakaripura, Akses Wisata Lumbang Probolinggo Segera Normal

Pemasangan jembatan ini menjadi langkah cepat untuk memulihkan mobilitas warga dan wisatawan yang sempat terputus. Jalur tersebut merupakan akses utama menuju salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Probolinggo.

Solusi Sementara Pulihkan Konektivitas

Jembatan Bailey difungsikan sebagai penghubung sementara sebelum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo membangun jembatan permanen. Kehadirannya diharapkan mampu menjaga konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Dikerjakan Tim Gabungan

Pembangunan jembatan melibatkan tim gabungan dari Yon Zipur V Arathi Bhaya Wighina Malang, Kodim 0820 Probolinggo, Pemkab Probolinggo, serta warga sekitar.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci percepatan penanganan dampak bencana, sekaligus mencerminkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Tahapan Pemasangan

Proses pemasangan diawali dengan pembuatan fondasi menggunakan karung berisi tanah yang ditumpuk di kedua sisi jalan yang longsor. Langkah ini penting untuk menjaga kestabilan struktur jembatan di tengah kondisi tanah yang labil.

“Progres hari ini yakni penimbunan abutment atau pengisian material di belakang struktur jembatan agar saat pemasangan tidak ada kendala,” ujar Komandan Kompi Yon Zipur V, Kapten Ronny Maryanto, Kamis (9/4/2026).

Spesifikasi Jembatan

Jembatan Bailey yang dipasang memiliki panjang 33 meter dan lebar 5,8 meter, dengan kapasitas beban hingga 10 ton. Meski bersifat sementara, standar keamanan tetap menjadi prioritas utama.

Pengerjaan jembatan ditargetkan selesai dalam waktu 14 hari. Namun, proses di lapangan menghadapi kendala cuaca yang kerap hujan.

“Kendala utama cuaca, tetapi kami tetap optimistis bisa menyelesaikan sesuai target,” tambahnya.

Baca Juga : Jembatan Bubak Mojokerto Diresmikan Warga Lega

Kronologi Longsor

Sebelumnya, jembatan menuju kawasan wisata Madakaripura longsor pada Sabtu dini hari (28/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam waktu lama.

Insiden itu sempat menyeret dua pengendara motor yang melintas. Keduanya mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan di puskesmas setempat.

Dorong Pemulihan Pariwisata

Dengan dipasangnya jembatan Bailey, diharapkan akses menuju Air Terjun Madakaripura segera pulih sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.

Pemulihan ini juga menjadi dorongan penting bagi sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi warga di kawasan tersebut. (Aye/sg)

Tags:

You Might also Like