Nekat Naik Jalur Ilegal Saat Ditutup, 9 Pendaki Terjebak di Wagir Malang, 1 Hipotermia

Jalur ditutup, sembilan pendaki nekat menerobos kawasan Puncak Batu Tulis di, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang berakhir terjebak
FT : Jalur ditutup, sembilan pendaki nekat menerobos kawasan Puncak Batu Tulis di, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang berakhir terjebak (Aye)

Malang, Suaragong.com – Sebanyak sembilan pendaki nekat menerobos kawasan Puncak Batu Tulis di Dusun Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang melalui jalur ilegal. Padahal, kawasan pendakian tersebut hingga kini masih ditutup resmi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Aksi nekat itu berujung petaka pada Selasa (29/9/2026).

Jalur Ditutup Akibat Karhutla, 9 Pendaki Menerobos Puncak Batu Tulis Wagir, Satu Orang Dievakuasi

Salah seorang pendaki bernama David dilaporkan mengalami hipotermia dan kelelahan parah saat berada di Pos 4 Puncak Batu Tulis. Sehingga membutuhkan evakuasi darurat.

Kapolsek Wagir, AKP Sigit Kurniawan, S.H., menyampaikan bahwa laporan kondisi darurat tersebut diterima oleh Posko Siaga Mandiri Karhutla Merkusi sekitar pukul 13.45 WIB. Petugas Polsek Wagir bersama tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi posko untuk melakukan koordinasi dan tindakan penanganan.

“Berdasarkan hasil koordinasi, rombongan yang terdiri dari sembilan pendaki ini naik melalui jalur Kenongo, Desa Sumbersuko. Dimana bukan jalur pendakian resmi,” terang AKP Sigit Kurniawan.

Rombongan diketahui mulai mendaki sejak Minggu (27/9/2026) pukul 07.00 WIB dan sempat menginap di Pos 4.

baca juga : Cegah Api Karhutla Bromo Masuk Poncokusumo, Polres Malang Siaga di Jalur Jemplang

Situasi Memburuk dan Mencari Pertolongan

Kesembilan pendaki tersebut yakni Puji, Yuli, Kusnan, David, Arijan, Gito, Lasenan, Hari, dan Solekan. Kondisi David mulai memburuk pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB. Melihat hal tersebut, tujuh pendaki memutuskan turun untuk mencari bantuan ke posko, sementara David dan seorang rekannya bertahan di Pos 4 menunggu pertolongan.

Menanggapi situasi ini, Tim Relawan Posko Siaga Mandiri Merkusi menerjunkan empat personel yang dipimpin oleh Iwan Bodrex untuk mendaki ke Pos 4 dan mengevakuasi korban.

Petugas kepolisian mengimbau keras agar masyarakat tidak nekat menerobos jalur-jalur tidak resmi. Kawasan pendakian Puncak Batu Tulis sendiri telah ditutup resmi sejak 4 September 2026 akibat rawan karhutla hingga batas waktu yang belum ditentukan. (aye/sg)