Trenggalek

Gandeng Kementerian Ekraf, Novita Hardini Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Trenggalek

Gandeng Kementrian Ekraf, anggota DPR RI Dapil VII Jatim Novita Hardini Kembangkan Ekonomi Kreatif Trenggalek Dengan Cara Lain
FT : Gandeng Kementrian Ekraf, anggota DPR RI Dapil VII Jatim Novita Hardini Kembangkan Ekonomi Kreatif Trenggalek Dengan Cara Lain (Aye)
Daftar Isi
  1. Gandeng Kementrian Ekraf, Novita Hardini Kembangkan Ekonomi Kreatif Dengan Cara Lain
    1. Sinergi Pusat-Daerah dan Kawal Alokasi Anggaran
    2. Dorong 157 Desa Kreatif hingga Wadahi Potensi Gaming

Trenggalek, Suaragong.com – Anggota DPR RI Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi masyarakat di Kabupaten Trenggalek. Langkah ini diwujudkan melalui program aktivasi desa kreatif berbasis penguatan ruang dan ekosistem lokal.

Gandeng Kementrian Ekraf, Novita Hardini Kembangkan Ekonomi Kreatif Dengan Cara Lain

Upaya tersebut memperkuat posisi Kabupaten Trenggalek yang sebelumnya resmi ditetapkan sebagai Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia pada subsektor seni pertunjukan. Sebuah capaian legasi yang diperjuangkan Novita di tahun pertamanya menjabat sebagai wakil rakyat.

Membuka kegiatan Aktivasi Desa Kreatif di Jajar Gumregah, Desa Jajar, Kecamatan Gandusari, Novita menegaskan pentingnya melahirkan formulasi baru dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Kita harus menemukan rumus baru perekonomian. Salah satunya adalah dengan pendekatan-pendekatan yang kreatif di bidang apa pun. Pendekatan kreatif itu menjadi penting di sektor mana saja, karena tanpa inovasi, masyarakat yang akan dirugikan,” kata Novita.

Melalui program ini, Kemenekraf bersama Novita memberikan pelatihan intensif bagi para pelaku UMKM dan pengelola desa wisata. Agar mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokal secara kreatif, berkelanjutan, dan berdampak luas.

Sinergi Pusat-Daerah dan Kawal Alokasi Anggaran

Selain penguatan ekosistem ekonomi kreatif, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ini juga menyerahkan secara simbolis dukungan sarana infrastruktur penerangan jalan umum bagi desa-desa di Trenggalek.

Novita menjelaskan, komitmennya di DPR RI berfokus pada pengawalan aspirasi daerah dari berbagai sektor, mulai dari ekonomi kreatif, pariwisata, hingga infrastruktur dasar.

“Ada alokasi anggaran sekitar Rp70 hingga Rp80 miliar yang diturunkan tahun ini untuk Trenggalek. Proposal pembangunan yang diajukan Pak Bupati kami kawal di DPR RI hingga disetujui Badan Anggaran (Banggar). Ini wujud kerja bersama untuk kemajuan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai anggota Panitia Kerja (Panja) Permodalan DPR RI, Novita juga berencana menginventarisasi kebutuhan mendesak para pelaku UMKM lokal. Terutama terkait akses permodalan guna diperjuangkan langsung di tingkat pemerintah pusat.

Dorong 157 Desa Kreatif hingga Wadahi Potensi Gaming

Ke depan, Novita menargetkan sebanyak 157 desa di Kabupaten Trenggalek mampu mengaktivasi potensi desa kreatif secara mandiri. Meski saat ini Trenggalek unggul di subsektor seni pertunjukan, ia ingin mendorong diversifikasi subsektor lain seperti seni musik, seni peran, hingga industri gaming bagi generasi muda.

Menanggapi perkembangan dunia digital, ibu tiga anak ini menilai industri gaming dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan bagi anak muda jika diarahkan dan dibina secara tepat.”Dunia gaming memang tantangan bagi orang tua, tetapi jika didukung dan dibina dengan benar, ini menjadi peluang sumber pendapatan baru bagi anak-anak muda. Saya ingin mendorong lahirnya aktivasi gaming, seni peran, dan seni musik di setiap desa di Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya. (Mil/aye)

Mungkin Anda Suka