Trenggalek

Targetkan 157 Desa Kreatif, Novita Hardini Dorong Potensi Lokal Trenggalek

Targetkan 157 Desa Kreatif, Novita Hardini Dorong Potensi Lokal Trenggalek
FT :Targetkan 157 Desa Kreatif, Novita Hardini Dorong Potensi Lokal Trenggalek (mil)
Daftar Isi
  1. Novita Hardini Bidik 157 Desa Kreatif Trenggalek
    1. Dorong Pendidikan Ekonomi Kreatif Sejak Dini
    2. Ekraf Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Trenggalek, Suaragong.com – Pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus yang didorong Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek sekaligus Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini. Ia menargetkan pengaktifan 157 desa kreatif di trenggalek sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Novita Hardini Bidik 157 Desa Kreatif Trenggalek

Hal tersebut disampaikan Novita saat berdiskusi bersama para kader PKK di Anjungan Cerdas Bendungan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti potensi alam, pariwisata, serta talenta masyarakat yang dinilai masih perlu dikembangkan secara lebih terintegrasi.

Menurut Novita, sejumlah desa wisata di Trenggalek telah menorehkan prestasi hingga tingkat nasional dan internasional. Namun, keberhasilan tersebut perlu diikuti dengan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

“Trenggalek memiliki banyak talenta luar biasa, mulai dari usia muda hingga usia lanjut, didukung potensi alam yang sangat kuat. Ada banyak desa wisata yang prestasinya melambung hingga tingkat nasional dan internasional, namun dampaknya belum dirasakan secara optimal oleh ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Inisiator UPRINTIS Indonesia itu menegaskan, masyarakat di sekitar destinasi wisata harus dilibatkan sebagai pelaku utama, bukan sekadar penonton. Karena itu, pengembangan ekonomi kreatif perlu diarahkan agar membuka peluang usaha dan pekerjaan bagi warga setempat.

Dorong Pendidikan Ekonomi Kreatif Sejak Dini

Tak hanya menyasar desa, Novita juga mendorong pengenalan ekonomi kreatif melalui kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan pendidikan, mulai dari tingkat usia dini hingga perguruan tinggi.

Sejumlah bidang yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan antara lain pembuatan konten digital, fotografi, perfilman, hingga seni kuliner. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu generasi muda mengenali potensi dan keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi profesi.

Novita juga mengajak orang tua untuk melihat hobi anak secara lebih terbuka, termasuk ketertarikan terhadap permainan digital atau gaming. Menurutnya, dengan pendampingan dan pembinaan yang tepat, bidang tersebut dapat berkembang menjadi peluang karier di industri kreatif.

Baca Juga : PMII Trenggalek Gedor DPRD Soal Sengkarut MBG

Ekraf Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Novita menilai, peluang ekonomi masyarakat kini semakin beragam dan tidak terbatas pada pekerjaan konvensional. Profesi seperti kreator konten dan koki profesional, misalnya, dapat menjadi pilihan pekerjaan yang memiliki nilai ekonomi.

Ia optimistis, pengembangan 157 desa kreatif yang diiringi penguatan pendidikan dan kolaborasi masyarakat dapat membuka peluang ekonomi baru di Trenggalek.

“Modal dasarnya sudah kita miliki lengkap: talentanya ada, alamnya mendukung. Tinggal bagaimana kita menggerakkan roda ini secara terintegrasi agar dampaknya benar-benar terasa di tingkat tapak,” pungkasnya.

Mungkin Anda Suka