Peristiwa

Sanusi Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kanjuruhan Adiluhung Festival 2026

Bupati Malang Buka Kanjuruhan Adiluhung Festival 2026, Produk Lokal Jadi Sorotan
FT : Bupati Malang Buka Kanjuruhan Adiluhung Festival 2026, Produk Lokal Jadi Sorotan (Aye)
Daftar Isi
  1. Bupati Malang Buka Kanjuruhan Adiluhung Festival 2026, Produk Lokal Jadi Sorotan
    1. Mengenalkan Produk Ke Masyarakat
    2. Evaluasi Pembangunan Hingga Antisipasi di Musim Hujan
    3. Beri Penghargaan untuk Penggerak Pariwisata dan Budaya

Malang, Suaragong.com – Produk lokal, kerajinan, kuliner hingga kesenian daerah mendapat panggung dalam Kanjuruhan Adiluhung Dekranasda Festival 2026. Festival yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-1266 Kabupaten Malang ini resmi dibuka Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., didampingi Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, di Halaman Stadion Kanjuruhan, Jumat (6/11/2026) malam.

Bupati Malang Buka Kanjuruhan Adiluhung Festival 2026, Produk Lokal Jadi Sorotan

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk memperkenalkan potensi daerah. Sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal dan industri kreatif.

Dalam sambutannya, Sanusi mengapresiasi antusiasme peserta, pelaku usaha, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah, Dekranasda, dan masyarakat dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif.

Ia menegaskan, festival tersebut tidak sekadar menjadi tempat memamerkan produk. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang promosi bagi berbagai potensi unggulan Kabupaten Malang. Mulai dari batik, kerajinan tangan, kuliner, hingga pertunjukan seni dan budaya.

“Pemerintah Kabupaten Malang menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak, utamanya Dekranasda Kabupaten Malang dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Sehingga Kanjuruhan Adiluhung Dekranasda Festival Tahun 2026 dapat terselenggara dengan meriah,” ungkap Sanusi.

Mengenalkan Produk Ke Masyarakat

Melalui kegiatan ini, produk-produk lokal diharapkan semakin dikenal masyarakat luas. Pelaku usaha juga berkesempatan memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan hasil kreativitasnya kepada calon konsumen.

Tak Hanya Promosi, Budaya Lokal Juga Perlu DijagaSelain mendorong perekonomian, Sanusi turut mengingatkan pentingnya menjaga identitas dan kebudayaan daerah. Menurutnya, kekuatan Kabupaten Malang bukan hanya terletak pada sumber daya alam dan potensi ekonominya, tetapi juga pada kekayaan budaya serta semangat gotong royong masyarakat.

Evaluasi Pembangunan Hingga Antisipasi di Musim Hujan

Momentum Hari Jadi ke-1266 Kabupaten Malang, lanjutnya, perlu menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pembangunan, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kerukunan di tengah berbagai dinamika yang terjadi. Hal tersebut dapat dimulai dari lingkungan masing-masing, seperti menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), melaksanakan kerja bakti, hingga menjaga kebersihan.

Terlebih, saat ini Kabupaten Malang mulai memasuki musim penghujan. Masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain memastikan saluran air tidak tersumbat, tidak membuang sampah sembarangan, serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Beri Penghargaan untuk Penggerak Pariwisata dan Budaya

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Malang juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan pariwisata dan kebudayaan daerah.

Penghargaan diberikan kepada Camat Berprestasi dalam Pengembangan dan Pemajuan Pariwisata dan Kebudayaan, serta para Pejuang Pengembangan Eco Tourism atau Local Hero.

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kontribusi para penggerak yang turut memperkenalkan potensi wisata sekaligus menjaga kekayaan budaya Kabupaten Malang.

Sanusi berharap, Kanjuruhan Adiluhung Dekranasda Festival 2026 dapat menjadi momentum untuk semakin mencintai produk lokal, melestarikan budaya, serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

” Kabupaten Malang adalah rumah kita bersama. Menjaganya bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua,” pungkasnya. (San/Aye)

Mungkin Anda Suka