Malang  

Mortir Aktif Ditemukan di Gudang Rongsokan Kepanjen

Mortir Aktif Ditemukan di Gudang Rongsokan Kepanjen
Mortir Aktif Ditemukan di Gudang Rongsokan Kepanjen

SUARAGONG.COM – Warga Desa Kedungpendaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang mendadak dibuat heboh, rek! Gimana gak geger, sebuah benda yang diduga kuat merupakan mortir aktif ditemukan tergeletak di antara tumpukan besi tua di sebuah gudang pengepul barang rongsokan di Jalan Abdulrachman Wahid pada Sabtu (18/7/2026) kemarin.

Mortir Aktif Ditemukan di Gudang Rongsokan Kepanjen, Tim Gegana Brimob Langsung Turun Tangan

Mendapat laporan horor tersebut, skuad Polres Malang bergerak sat-set mengamankan lokasi. Serta langsung berkoordinasi dengan Tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kronologi Penemuan: Dikira Besi Tua Biasa

Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono, nge-spill kalau penemuan mortir ini pertama kali dilaporkan oleh pemilik gudang rongsokan sekitar pukul 10.45 WIB. Saat itu, si pemilik lagi asyik memilah-milah tumpukan besi lama hasil buruannya.

Niatnya mau mencari besi kiloan yang bisa dijual lagi, eh matanya malah tertuju pada seonggok benda asing berukuran besar yang mirip roket mini alias mortir. Sadar kalau benda tersebut berpotensi meledak dan berbahaya pol, ia gak pakai lama langsung melaporkan temuan itu ke perangkat desa setempat. Sehingga kemudian diteruskan kabar ini ke Polsek Kepanjen.

“Penemuan berawal saat pemilik gudang sedang memilah barang rongsokan dan mendapati benda yang diduga mortir di antara tumpukan besi. Karena khawatir membahayakan, yang bersangkutan segera melapor,” ujar AKP M. Budiono saat dikonfirmasi hari Minggu (19/7/2026).

Baca Juga : Awal 2026, 137 Personel Polres Malang Resmi Naik Pangkat

Gegana Brimob Polda Jatim Ambil Alih, Langsung Dieksekusi!

Begitu tiba di TKP, personel kepolisian langsung memasang garis polisi dan memperketat pengamanan di sekitar area gudang rongsokan. Warga sekitar pun dilarang keras buat mendekat sambil menunggu bala bantuan dari Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jatim.

Setelah tim ahli tiba dan melakukan asesmen taktis, mortir misterius tersebut langsung dievakuasi dengan super hati-hati. Gak pakai nunda, sekitar pukul 16.00 WIB, mortir itu langsung dibawa ke kawasan Taman Loropangkon, Desa Kedungpendaringan. Di mana untuk dihancurkan alias dilakukan prosedur disposal (peledakan terkendali).

“Proses disposal berjalan dengan aman dan terkendali sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar,” tambah Budiono memastikan kondisi kondusif.

Sampai hari ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam buat mencari tahu dari mana asal-usul mortir tersebut dan kok bisa sampai nyasar ke lapak rongsokan warga.

Polres Malang juga wanti-wanti keras ke masyarakat luas agar jangan pernah sekali-kali nekat menyentuh, mengotak-atik, atau memindahkan benda asing yang mencurigakan seperti bahan peledak. Kalau nemu yang aneh-aneh, langsung lapor polisi ya, gaes! (San/aye/sg)