Malang

Trans Jatim Sudah Masuk Gondanglegi, tapi Belum ke Terminalnya

Trans Jatim Sudah Masuk Gondanglegi, tapi Belum ke Terminalnya
FT : Terminal Gondanglegi Belum Masuk Rute Trans Jatim (Aye)
Daftar Isi
  1. Terminal Gondanglegi Belum Masuk Rute Trans Jatim
    1. Tidak Hanya Soal Permintaan, Keamanan Jalur Ikut Jadi Pertimbangan
    2. Berwisata Menggunakan Angkutan Umum
    3. Harapannya Segera Diperluas

Malang, Suaragong.com – Warga Kabupaten Malang bagian selatan masih harus bersabar untuk menikmati layanan Bus Trans Jatim secara langsung dari Terminal Gondanglegi. Meski Koridor II Malang Raya telah resmi diluncurkan pada 30 Oktober, armada Trans Jatim untuk sementara hanya melayani rute Terminal Madyopuro, Kota Malang, hingga Terminal Talangagung, Kepanjen.

Terminal Gondanglegi Belum Masuk Rute Trans Jatim

Perluasan rute menuju Gondanglegi sebenarnya berpotensi membuka akses transportasi umum ke kawasan Malang Selatan. Namun, rencana tersebut belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat karena Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur masih mengkaji kebutuhan penumpang atau demand di wilayah tersebut.

Kepala Dishub Jatim, Nyono, mengatakan Terminal Gondanglegi masuk dalam kajian selama satu tahun ke depan. Evaluasi dilakukan untuk melihat potensi jumlah penumpang sebelum memutuskan apakah rute Trans Jatim akan diperpanjang hingga kawasan tersebut.

“Masih dalam kajian setahun ini. Kalau memang di sana demand-nya bagus, kita akan masuk. Karena itu satu lintasan rute. Tergantung nanti, setahun kita akan lakukan evaluasi,” ujarnya saat peluncuran Trans Jatim Koridor II Malang Raya, 30 Oktober.

Tidak Hanya Soal Permintaan, Keamanan Jalur Ikut Jadi Pertimbangan

Nyono menjelaskan, permintaan masyarakat bukan satu-satunya faktor penentu. Dishub Jatim juga perlu memastikan keamanan jalur yang akan dilalui armada sebelum memperluas layanan.

“Permintaan-permintaan dari masyarakat tentunya ada jaminan keamanan. Kalau tidak ada jaminan keamanan rute, ya kami akan evaluasi kembali untuk kami bisa masuk atau tidak,” tegasnya.

Selain rencana perluasan rute, Dishub Jatim juga menyiapkan konsep bus lanjutan untuk menghubungkan penumpang Trans Jatim dengan sejumlah destinasi wisata di Malang Selatan. Beberapa lokasi yang disebut antara lain Pantai Ngliyep, Balekambang, dan Sendang Biru.

Berwisata Menggunakan Angkutan Umum

Konsep tersebut diharapkan bisa mempermudah wisatawan yang mengandalkan transportasi umum untuk menjangkau kawasan wisata pesisir Kabupaten Malang.Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Malang, Eko Margianto, berharap Terminal Gondanglegi nantinya dapat dikembangkan sebagai titik transit menuju Malang Selatan. Penumpang dari Kota Malang bisa turun di terminal tersebut, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan lokal.

“Harapan kami, masyarakat yang mau berwisata ke Malang Selatan nanti bisa turun di Gondanglegi, nanti ada angkutan ke selatan dengan angkot yang ada,” ujarnya.

Skema tersebut juga berpotensi mempermudah mobilitas warga Malang Selatan menuju Kota Malang. Masyarakat dapat menggunakan angkutan lokal menuju Gondanglegi, lalu melanjutkan perjalanan dengan Bus Trans Jatim.

Meski demikian, Eko menegaskan bahwa keputusan untuk memasukkan Terminal Gondanglegi ke dalam rute Trans Jatim tetap berada di tangan Dishub Jatim. Pemkab Malang mendukung pengembangan layanan tersebut demi memperkuat konektivitas antarkawasan.

Harapannya Segera Diperluas

Harapan agar rute segera diperluas juga disampaikan Muhammad Hafizh Husain, warga Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari. Ia menilai akses jalan menuju Gondanglegi cukup aman dilalui, meski masih terdapat sejumlah ruas bergelombang dan jalur yang kerap dilewati truk besar maupun kendaraan bermuatan.

Menurut Hafizh, kajian selama satu tahun terasa cukup lama. Ia berharap perluasan layanan bisa dipertimbangkan lebih cepat, mengingat banyak masyarakat, termasuk mahasiswa dan warga luar kota. Yang mana ingin mengunjungi pantai di Malang Selatan menggunakan transportasi umum.

“Kalau bisa secepatnya karena banyak teman-teman saya terutama dari luar kota dan mahasiswa itu pingin main ke pantai Malang Selatan menggunakan Trans Jatim,” ucapnya.

Ia juga menyebut potensi penumpang menuju kawasan Malang Selatan tidak hanya berasal dari wisatawan pantai. Sejumlah destinasi lain, seperti Sumber Maron, turut menjadi tujuan perjalanan.

“Kalau saya naik travel, banyak juga penumpang yang tujuannya ke Malang Selatan. Bukan hanya pantai, tetapi juga tempat wisata seperti Sumber Maron,” katanya. (aye/sg)

Mungkin Anda Suka