Garage Day Surabaya Ramadan 2026 Bagikan 38 Ribu Barang
Share
SURABAYA, SUARAGONG.COM – Ramadan di Kota Pahlawan selalu punya cerita hangat. Tahun ini, Garage Day Surabaya Ramadan 2026 kembali digelar dan makin terasa vibes berbagi-nya. Pemerintah Kota Surabaya bareng Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya kompak mengadakan aksi sosial serentak di 31 kecamatan, Senin (2/3/2026). Masuk tahun keempat, tema yang diusung juga penuh makna “Berbagi Bersama untuk Menyambut Ramadan Penuh Berkah.” Dan bukan cuma slogan, realisasinya benar-benar terasa.
Garage Day Surabaya Ramadan 2026 Makin Besar
Buat yang belum familiar, Garage Day itu kegiatan sosial tahunan yang rutin digelar tiap Ramadan. Konsepnya simpel tapi impactful mengumpulkan barang layak pakai lalu dibagikan gratis ke keluarga miskin (gamis) agar mereka bisa menyambut Idulfitri dengan lebih tenang.
Tahun ini angkanya nggak main-main. Total ada 38.163 item barang yang berhasil dikumpulkan dan disalurkan ke 7.250 penerima manfaat di seluruh Surabaya. Setiap penerima mendapatkan lima item barang.
Distribusinya pun dilakukan serentak di 31 kecamatan. Jadi bukan cuma terpusat di satu titik, tapi benar-benar merata. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bilang kalau kegiatan ini jadi bukti kalau budaya berbagi di Surabaya makin kuat dari tahun ke tahun.
“Sudah empat tahun berturut-turut berjalan. Tahun ini terkumpul bantuan untuk 7.250 penerima, total sekitar 38 ribu item barang,” ujarnya saat membuka dan meninjau Garage Day di Kantor GOW Surabaya.
Menurutnya, respons masyarakat luar biasa. Bahkan tanpa diminta pun, banyak warga dan donatur yang dengan sadar ikut menyumbang.
“Kalau kita konsisten menebar kebaikan, masyarakat pasti paham maksudnya,” tambahnya.
Dan jujur aja, itu terasa banget. Dari yang awalnya mungkin masih ada prasangka, sekarang malah jadi gerakan bareng-bareng.
Baca juga: 93 Titik Pasar Murah Siap Digelar di Surabaya, Hemat Jelang Ramadan!
Kolaborasi Banyak Pihak, Bukan Cuma Formalitas
Yang bikin Garage Day Surabaya Ramadan 2026 ini makin solid adalah kolaborasinya. Pemkot nggak jalan sendiri. Ada dukungan dari berbagai pihak seperti Wings Group, She Radio Surabaya, BPR Artha Surya Utama, Waron Hospital Surabaya, RPH Surya, Dinkopumdag Surabaya, sampai RSUD dr. Soewandhie.
Barang yang dibagikan juga beragam. Mulai dari peralatan elektronik, kue kaleng, sirup, panci, piring, sabun, minyak goreng, sampai kebutuhan pokok lainnya. Semua sudah dikemas dan disesuaikan kategorinya sebelum didistribusikan.
Ketua GOW Surabaya, Rini Indriyani, mengaku bersyukur karena jumlah penerima terus meningkat tiap tahun. Kalau sebelumnya 5.000 orang, sekarang tembus 7.250 penerima. Penentuan penerima juga bukan asal tunjuk. Data disinkronkan dengan Dinas Sosial melalui koordinasi kecamatan supaya bantuan tepat sasaran.
Yang bikin makin wholesome, di lokasi juga ada layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Jadi warga gak cuma dapat barang, tapi juga bisa cek kondisi kesehatan mereka.
Baca juga: Jelang Ramadan, Pemkot Surabaya Terima 2.000 Paket Sembako untuk Warga
Bukan Sekadar Bagi-Bagi Barang
Ada satu momen yang bikin banyak orang terharu. Salah satu penerima manfaat bilang kalau sudah lama ingin beli mukena tapi belum mampu. Hari itu, keinginannya terwujud. Momen-momen kecil kayak gini yang bikin capeknya panitia terasa kebayar lunas.
Menurut Rini, Garage Day bukan cuma soal distribusi barang. Ini tentang solidaritas, tentang perempuan-perempuan Surabaya yang bergerak bareng membantu sesama, apalagi di bulan yang penuh keberkahan seperti Ramadan.
Di waktu yang sama, Pemkot Surabaya juga menggelar Pasar Murah serentak di 31 kecamatan. Tujuannya jelas jaga stabilitas harga bahan pokok supaya nggak melonjak selama Ramadan 2026. Dua langkah ini jadi kombinasi yang pas. Satu sisi bantu langsung warga lewat barang gratis, sisi lain menjaga harga tetap stabil biar nggak bikin pusing jelang Lebaran.
Kalau dilihat dari tren empat tahun terakhir, Garage Day ini bukan sekadar event tahunan. Ini sudah jadi gerakan sosial yang konsisten. Dan konsistensi itu yang bikin kepercayaan publik tumbuh. Di tengah kondisi ekonomi yang kadang naik-turun, inisiatif kayak gini jadi pengingat kalau kepedulian sosial itu nyata dan masih kuat.
Ramadan memang selalu identik dengan berbagi. Tapi ketika gerakan berbagi itu dilakukan bareng-bareng, terstruktur, dan tepat sasaran, dampaknya jadi jauh lebih terasa. Dan lewat Garage Day Surabaya Ramadan 2026, vibes itu benar-benar hidup. (wahyu/dny)

