SUARAGONG.COM – Momentum Hari Kebangkitan Nasional yang bertepatan dengan peringatan Milad ke-25 YBM BRILiaN dimanfaatkan untuk meneguhkan komitmen dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Mengusung tema “Sustainable Impact”, YBM BRILiaN Special Branch Office (SBO) Malang terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Agar mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan umat yang mandiri dan berdaya saing.
YBM BRILiaN Malang Wujudkan Manfaat Berkelanjutan bagi Umat
Berkolaborasi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office Malang, YBM BRILiaN SBO Malang berhasil menyalurkan dana kemaslahatan sebesar Rp7,2 miliar sepanjang tahun 2025. Dana tersebut disalurkan melalui lima pilar utama program. Yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan dakwah yang menjangkau ribuan penerima manfaat di wilayah kerja Regional Office Malang.
Sebagai bagian dari perayaan seperempat abad perjalanan lembaga, YBM BRILiaN juga meluncurkan logo resmi “25th Sustainable Impact”. Sebagai simbol semangat keberlanjutan dalam menebarkan manfaat bagi masyarakat.

Dampak Jangka Panjang Melalui Program Pemberdayaan
Ketua YBM BRILiaN SBO Malang, Mayang Diantami, mengatakan bahwa Milad ke-25 menjadi refleksi perjalanan panjang lembaga dalam menjaga amanah para donatur dan menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Selama 25 tahun perjalanan YBM BRILiaN, kami belajar bahwa kebaikan sekecil apa pun dapat menjadi harapan besar bagi mereka yang membutuhkan. Tema Sustainable Impact bukan sekadar slogan. Tetapi menjadi komitmen kami agar manfaat yang diberikan hari ini dapat terus dirasakan hingga masa depan. Kami ingin hadir bukan hanya memberi bantuan sesaat, tetapi ikut membersamai masyarakat untuk bangkit, mandiri, dan memiliki harapan baru dalam hidupnya,” ujar Mayang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui beragam program pemberdayaan yang dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.
Pendidikan Jadi Investasi Masa Depan
Pada sektor pendidikan, YBM BRILiaN SBO Malang mengalokasikan dana sekitar Rp2 miliar melalui program Bright Scholarship yang menjangkau 70 mahasiswa dan pelajar. Selain itu, sebanyak 290 siswa menerima manfaat dari Smart Scholarship senilai Rp1 miliar.
Program penguatan keluarga melalui Family Strengthening juga diberikan kepada 20 anak dengan total bantuan Rp164 juta. Tak hanya itu, sebanyak 250 paket pendidikan turut disalurkan dengan nilai mencapai Rp250 juta guna mendukung kebutuhan belajar para siswa.
Dorong Mustahik Menjadi Muzakki
Di bidang ekonomi, YBM BRILiaN fokus mendorong transformasi mustahik menjadi muzakki melalui program Mustahik Income Generating Program (MIGP). Program ini menyalurkan bantuan modal usaha dan pendampingan senilai Rp695 juta kepada 50 penerima manfaat produktif.
Penguatan ekonomi keluarga juga dilakukan melalui program Family Strengthening dengan nilai bantuan Rp140 juta untuk 20 penerima manfaat. Sehingga mereka memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan secara mandiri.
Baca Juga : Pemkot Batu Konsolidasi dengan KPK: Wujudkan Transparansi
Sentuh Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
Dalam sektor kesehatan, YBM BRILiaN SBO Malang menjalankan sejumlah program yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Sebanyak 700 anak mengikuti program khitan massal dengan total anggaran Rp778 juta.
Selain itu, program penanganan stunting menjangkau 30 anak dengan nilai bantuan Rp216 juta. Upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat juga diwujudkan melalui penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak (WASH) bagi 100 jiwa dengan nilai program mencapai Rp101 juta.
Pada pilar sosial kemanusiaan, YBM BRILiaN menyalurkan bantuan Ramadan kepada sekitar 1.600 penerima manfaat dengan total anggaran Rp770 juta. Program charity juga diberikan kepada 923 jiwa senilai Rp573 juta. Sementara bantuan tanggap bencana menjangkau 250 jiwa dengan nilai Rp507 juta.
Selain itu, program qurban turut memberikan manfaat kepada sekitar 1.900 penerima manfaat di berbagai daerah.
Sementara pada pilar dakwah, dukungan diberikan kepada 29 pondok pesantren dengan total bantuan Rp435 juta. Penguatan sarana ibadah juga diwujudkan melalui bantuan fasilitas untuk 10 masjid senilai Rp36 juta serta pendampingan kepada 100 mualaf dengan total bantuan Rp60 juta.
Salah satu penerima manfaat, Aminah, mengaku merasakan langsung perubahan positif setelah mengikuti program pemberdayaan yang dijalankan YBM BRILiaN.
“Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari penerima manfaat YBM BRILiaN. Bantuan yang diberikan bukan hanya membantu kebutuhan kami, tetapi juga menguatkan hati kami untuk terus berjuang. Kami merasa tidak sendiri karena ada yang peduli dan mendukung kami untuk bisa hidup lebih baik,” tuturnya. (Mf/Aye/sg)










