Jember  

Pemkab Jember Bidik Efek Berganda Sektor UMKM di Jalur TAJEMTRA 2026

Pemkab Jember Bidik Efek Berganda Sektor UMKM di Jalur TAJEMTRA 2026
Pemkab Jember Bidik Efek Berganda Sektor UMKM di Jalur TAJEMTRA 2026

SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membidik potensi perputaran ekonomi skala mikro yang masif pada pelaksanaan Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (TAJEMTRA) 2026. Dengan jumlah partisipasi yang membeludak mencapai 25.613 peserta resmi. Ajang tahunan ini diproyeksikan bakal memicu efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat bawah.

Gerakkan Ekonomi Rakyat, Pemkab Jember Bidik Efek Berganda Sektor UMKM di Jalur TAJEMTRA 2026

Kehadiran puluhan ribu peserta yang didampingi keluarga, pendukung, hingga jutaan penonton yang memadati rute sepanjang 30 kilometer. Mulai dari Alun-Alun Tanggul hingga pusat Kota Jember yang menjadi ceruk pasar potensial bagi pelaku usaha lokal.

Jalur 30 KM Jadi Ruang Niaga Terbuka, Tanpa Monopoli Dagang

Pemkab Jember sengaja mendesain TAJEMTRA 2026 tidak hanya sebagai agenda olahraga seremonial, melainkan sebagai instrumen penggerak ekonomi rakyat. Sepanjang rute perlintasan dibuka sebagai ruang niaga terbuka. Terutama bagi pedagang makanan dan minuman keliling, penyedia jasa transportasi lokal, warung kelontong, hingga perajin atribut kreatif.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Jember, Regar Jeane, memaparkan bahwa esensi utama ajang ini adalah memberikan dampak kemanfaatan yang nyata bagi masyarakat kecil. Guna menjaga keadilan usaha, Pemkab Jember secara tegas melarang adanya praktik monopoli dagang di sepanjang rute.

“Kami ingin agar TAJEMTRA 2026 ini benar-benar mewujud sebagai pesta rakyat yang sejati. Event ini diramaikan langsung oleh rakyat, dinikmati kebersamaannya oleh rakyat, dan pada akhirnya seluruh dampak ekonomi yang dihasilkan harus kembali bermuara kepada kesejahteraan rakyat,” tegas Regar Jeane mengutip instruksi Bupati Jember, Gus Fawait.

Baca Juga : Gerobak Cinta, Strategi Pemkab Jember Kuatkan Ekonomi

Stimulus Produk Lokal dan UMKM Binaan Kecamatan

Momentum pergerakan massa ini turut dimanfaatkan oleh UMKM binaan kecamatan di sepanjang rute gerak jalan untuk mendirikan stan dagangan kreatif. Berbagai produk oleh-oleh khas Jember, jajanan tradisional, hingga kerajinan tangan dipasarkan langsung kepada para pengunjung.

Pemkab Jember berharap rantai ekonomi yang berputar selama helatan TAJEMTRA 2026 dapat berkontribusi positif terhadap angka pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membuktikan sinergi yang harmonis antara pelestarian budaya dan penguatan sektor ekonomi mikro. (Rio/Aye/sg)