Malang, Suaragong.com – Insiden kebakaran menghanguskan satu unit rumah tinggal di Jalan Kendalisodo, RT 12/RW 03, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, pada Rabu (7/10/2026) dini hari. Rumah milik Moeljadi (86), seorang pensiunan TNI Angkatan Laut (AL), yang ditinggali bersama sang anak, Mulya Kurniawan (53), mendadak terbakar saat penghuni berada di dalam rumah.
Korsleting Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Rumah Pensiunan TNI AL di Pakisaji
Pemilik rumah, Moeljadi, menceritakan awal mula peristiwa tersebut terjadi ketika ia mendengar suara letusan mencurigakan yang berasal dari ruang tengah. Di dalam ruangan tersebut terdapat sejumlah perangkat elektronik serta alat pengisi daya telepon seluler dan baterai.
“Awalnya saya mendengar suara letusan seperti korsleting. Kemudian muncul percikan api dari ruang tengah. Api dengan cepat membakar ruangan dan merambat ke bagian atap rumah,” kata Moeljadi.
Sadar akan bahaya yang mengancam, Moeljadi bersama anaknya segera berhamburan menyelamatkan diri serta mengevakuasi barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan. Warga sekitar yang melihat kepulan asap dan kobaran api langsung bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang.
Kobaran Api Padam Jelang Magrib
Menerima laporan tersebut, tim pemadam bergerak cepat menuju lokasi. Sebanyak enam personel dan dua unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah sekitar pukul 04.45 WIB. Petugas menyemprotkan air ke titik api yang telah mengangkut perabotan dan struktur atap bangunan.
Setelah berjibaku di lokasi kejadian, petugas berhasil memadamkan kobaran api dan menyelesaikan proses pendinginan pada pukul 05.30 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini, kerusakan pada struktur bangunan dan perabotan terbilang cukup parah. Total kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp250 juta.
Dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik di ruang tengah, dan hingga kini petugas terkait masih melakukan pendataan serta penanganan lebih lanjut di lokasi kejadian. (Aye/sg)










