Kota Batu, Suaragong.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dipastikan akan menggelar mutasi jabatan di lingkungan ASN pada bulan Oktober 2026. Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan posisi kepala dinas di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang saat ini masih diampu oleh Pelaksana Tugas (Plt) akibat pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.
Pengisian Jabatan Kosong, Pemkot Batu Jadwalkan Mutasi ASN Bulan Ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menyebutkan ada delapan posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) yang mendesak untuk diisi pada gelombang pertama ini.
Beberapa instansi yang saat ini masih dipimpin oleh Plt antara lain:
- Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
- Dinas Perhubungan (Dishub)
- Dinas Pendidikan (Disdik)
- Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag)
- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB)
- Sekretariat DPRD Kota Batu
“Kami tidak mengisi secara serentak karena ada efek domino. Fokus bulan ini adalah pengisian delapan jabatan Eselon II yang kosong. Lalu per 1 November mendatang akan bertambah menjadi sembilan jabatan,” kata Alfi Nurhidayat, Rabu (7/10/2026).
Alfi menambahkan, penataan pejabat dilakukan secara hati-hati dan cermat agar figur yang terpilih benar-benar tepat sasaran serta mampu merealisasikan visi-misi pimpinan daerah. Selain seleksi internal, Pemkot Batu juga terus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait penyesuaian aturan teknis.
Sesuai rencana, mutasi gelombang I untuk pengisian jabatan Eselon II akan dilaksanakan sebelum peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu pada 17 Oktober 2026. Sementara itu, mutasi gelombang II diproyeksikan bergulir pada akhir tahun 2026.
“Lebih baik sedikit terlambat daripada salah menempatkan orang, karena dampak penempatan jabatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Alfi.
Sebelumnya, Wali Kota Batu Nurochman juga mengingatkan kepada seluruh jajaran ASN agar tidak sekadar menunggu peluang jabatan, melainkan harus membuktikan kapabilitas, memahami dinamika organisasi, dan menjaga performa pelayanan publik. Menempatkan pejabat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan kompetensi menjadi fokus utama Pemkot Batu saat ini. (Fir/aye)










