Malang, Suaragong.com – Besaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di wilayah Malang Raya mengalami penyesuaian pada tahun 2026 ini. Jika pada tahun sebelumnya bantuan disalurkan sebesar Rp600 ribu per penerima, kini nilainya menjadi Rp350 ribu per penerima.
Besaran BLT DBHCHT 2026 di Kabupaten Malang Disesuaikan, Turun Dibanding Tahun Lalu
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Redjeki, menjelaskan bahwa penurunan nominal bantuan ini dipengaruhi oleh berkurangnya pagu anggaran DBHCHT yang dikucurkan oleh pemerintah pusat.
”Karena pagunya dari pusat turun, sehingga untuk BLT juga turun. Di samping itu ada peningkatan jumlah pekerjanya dan peningkatan perusahaan rokok.” Terang Pantjaningsih saat ditemui di sela penyaluran simbolis di CV Sayapmas Nusantara, Kecamatan Gondanglegi, Senin (12/10/2026).
Penyaluran BLT DBHCHT tahap pertama ini secara simbolis diserahkan di sejumlah pabrik rokok di Kabupaten Malang. Di antaranya CV Sayapmas Nusantara, PR Trubus Alami, serta PT Sejuk di Kecamatan Pagelaran.
Baca Juga :Disperindag Kabupaten Malang Gelar Pelatihan Giling Rokok
Penerima Manfaat BLT DBHCHT Se-Malang Raya
Berdasarkan data Dinsos Kabupaten Malang, total penerima manfaat BLT DBHCHT 2026 se-Malang Raya mencapai 42.300 orang. Rinciannya meliputi 38.106 orang buruh pabrik rokok, 3.825 orang buruh tani tembakau, serta 369 orang buruh tani cengkeh.
Lonjakan jumlah penerima ini juga berkaitan dengan bertambahnya jumlah perusahaan rokok di wilayah kerja terkait. Dari sebelumnya 87 perusahaan kini meningkat menjadi 107 perusahaan (mencakup Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu dengan catatan para pekerja ber-NIK Kabupaten Malang).
Terkait mekanisme penyaluran, bantuan untuk buruh pabrik rokok disalurkan melalui rekening Bank Jatim. Sedangkan bagi buruh tani tembakau dan buruh tani cengkeh, penyaluran dilakukan melalui Kantor Pos. Pada tahap pertama ini, total anggaran yang dialirkan khusus untuk BLT mencapai Rp14,85 miliar dari total pagu keseluruhan sekitar Rp17 miliar. (Aye/sg)










