Pemkab Situbondo Terima Hibah Gedung Rumah Bersalin dari Jepang

Pemkab Situbondo Terima Hibah Gedung Rumah Bersalin dari Jepang
Pemkab Situbondo Terima Hibah Gedung Rumah Bersalin dari Jepang

SUARAGONG.COM Pemerintah Jepang melalui program hibah grassroot meresmikan bangunan Rumah Bersalin Puskesmas Pembantu (Pustu) Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Kamis (21/5/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di wilayah pedesaan.

Bantuan Hibah Jepang Hadirkan Rumah Bersalin Baru di Curah Tatal

Peresmian dilakukan langsung oleh Takonai Susumu bersama Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Direktur LSM PSPSDM Mataram Nur Akhmad Yani. Bangunan rumah bersalin tersebut merupakan bantuan hibah Pemerintah Jepang yang difasilitasi oleh LSM PSPSDM Mataram.

Dalam sambutannya, Takonai Susumu menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Hibah Grassroot Pemerintah Jepang. Yang berlandaskan prinsip human security atau keamanan manusia. Program ini ditujukan untuk mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di negara-negara sahabat, termasuk Indonesia.

“Hari ini menjadi kebahagiaan bagi kami karena akhirnya proyek yang sudah ditandatangani di Curah Tatal dapat diresmikan. Program ini untuk mendukung pembangunan gedung rumah bersalin Puskesmas Pembantu Curah Tatal. Kami memahami bahwa fasilitas ini sangat penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Situbondo,” ujarnya.

Fasilitas Kesehatan untuk Masyarakat Pedesaan

Direktur LSM PSPSDM Mataram, Nur Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Konsulat Jenderal Jepang kepada lembaganya untuk memfasilitasi pembangunan rumah bersalin tersebut.

Menurutnya, proyek di Curah Tatal merupakan hibah grassroot keempat yang difasilitasi PSPSDM Mataram di Kabupaten Situbondo. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat sejak proses identifikasi kebutuhan, pelaksanaan workshop hingga monitoring pembangunan.

“PSPSDM Mataram fokus pada berbagai kegiatan yang berkaitan dengan human security. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan di Situbondo, sektor kesehatan menjadi prioritas utama, salah satunya di Desa Curah Tatal. Namun ke depan tidak menutup kemungkinan program lain seperti air bersih, pendidikan maupun pertanian juga dapat kami fasilitasi sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga : Akademisi NU Unej Petakan Titik Rawan Banjir Situbondo

Bupati Situbondo Apresiasi Kepedulian Pemerintah Jepang

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemerintah Jepang kepada masyarakat Situbondo. Ia menilai keberadaan rumah bersalin tersebut akan sangat membantu meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi warga, khususnya ibu hamil dan bayi.

“Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah serta masyarakat Jepang, juga seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan rumah bersalin Puskesmas Pembantu Curah Tatal ini. Semoga bangunan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk pelayanan masyarakat,” kata Rio.

Ia menambahkan, peresmian hibah dari pemerintah luar negeri ini menjadi pengalaman pertama bagi Pemerintah Kabupaten Situbondo dan diharapkan dapat membuka peluang kerja sama pembangunan di berbagai sektor lainnya.

Ditandai Penandatanganan Prasasti dan Pemotongan Pita

Berdasarkan pantauan di lokasi, rangkaian peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti. Serta pemotongan pita oleh Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Bupati Situbondo, dan Direktur PSPSDM Mataram.

Kehadiran rumah bersalin baru ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar bagi masyarakat Curah Tatal dan sekitarnya, sekaligus memperkuat akses pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Kecamatan Arjasa. (Aye/sg)