SUARAGONG.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang resmi memperkenalkan kegiatan PMI RUN 7K 2026 melalui press conference. Yang digelar di Aula Markas PMI Kabupaten Malang, Sabtu (15/8/2026) pukul 09.30 WIB.
PMI Kabupaten Malang luncurkan PMI RUN 7K 2026 di Stadion Kanjuruhan 15 November
Mengusung tema “United in Humanity”, PMI RUN 7K 2026 akan dilaksanakan pada 15 November 2026. Dengan titik kegiatan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1266. Sekaligus menjadi agenda perdana PMI Kabupaten Malang yang diharapkan dapat berkembang menjadi agenda tahunan.
Press conference tersebut dihadiri oleh empat media serta lebih dari delapan komunitas lari. Hadir sebagai narasumber, Dr. Suwadji, S.IP., M.Si., selaku Ketua Panitia PMI RUN 7K 2026; Aprillijanto, SE., MM., selaku Wakil Ketua PMI Kabupaten Malang; Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1266, Arif; serta Race Director PMI RUN 7K 2026, Eko Cahyono.
Bukan Sekadar Lomba Lari, Tapi Sarana Dekatkan PMI ke Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Suwadji menjelaskan bahwa PMI RUN 7K dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan olahraga. Melainkan sebagai sarana untuk mendekatkan PMI dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih sehat, positif, dan kekinian.

“Justru karena PMI adalah organisasi kemanusiaan. Kami melihat bahwa kemanusiaan tidak hanya berbicara tentang bagaimana kita membantu ketika terjadi bencana atau ketika seseorang membutuhkan darah. Kemanusiaan juga dimulai dari bagaimana kita membangun masyarakat yang sehat, peduli dan mau bergerak bersama,” ujar Dr. Suwadji.
Menurutnya, PMI Kabupaten Malang ingin menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui olahraga. PMI RUN 7K menjadi media untuk menyampaikan pesan tentang kesehatan, donor darah, kepedulian, dan kebersamaan.
Konsep tersebut sejalan dengan rancangan PMI RUN 7K 2026 yang memadukan olahraga dengan berbagai aktivitas kemanusiaan dan kesehatan. Selain lari 7 kilometer, rangkaian kegiatan juga direncanakan menghadirkan donor darah, edukasi kesehatan, simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD), aktivitas komunitas, hiburan, UMKM, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya.
Bagian dari Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1266
Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1266, Arif, menyampaikan bahwa PMI RUN 7K merupakan bentuk kolaborasi positif yang menjadi bagian dari momentum Hari Jadi Kabupaten Malang.
“Kami melihat ini sebagai bentuk kolaborasi yang positif. PMI RUN 7K tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari rangkaian momentum besar yang melibatkan masyarakat,” ungkap Arif.
Ia menambahkan, PMI RUN 7K membawa semangat olahraga dan gaya hidup sehat, sementara rangkaian Hari Jadi Kabupaten Malang menjadi momentum bagi masyarakat untuk merayakan daerahnya melalui kegiatan yang positif dan produktif.
Kolaborasi lintas sektor tersebut juga menjadi salah satu kekuatan utama PMI RUN 7K. Dalam konsep kegiatan, PMI, pemerintah, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat diharapkan dapat bergerak bersama untuk menciptakan kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas.
Baca Juga : EMBA JetBus Run Malang 10K, Event Kalcer Untuk Malang Makin Berkelas
Rute Ramah bagi Pelari Pemula
Sementara itu, Race Director PMI RUN 7K 2026, Eko Cahyono, menjelaskan bahwa aspek keamanan, kenyamanan, dan kesiapan peserta menjadi perhatian dalam penyusunan rute. PMI RUN 7K akan menggunakan konsep full road atau lintasan yang seluruhnya berada di jalan raya. Rute tersebut memiliki karakter relatif datar dan tidak memiliki elevation gain yang tinggi sehingga dinilai ramah bagi pelari pemula.
“Untuk rutenya full jalan raya atau full road dan tidak ada elevasi gain yang tinggi, rute ini sangat ramah bagi para pemula. Karena rutenya flat dan hanya berupa jalan raya, bahkan rutenya hanya ada belokan kiri tanpa berpindah jalur,” jelas Eko.
Menurutnya, karakteristik tersebut diharapkan membuat peserta dapat menikmati perjalanan 7 kilometer dengan lebih nyaman dan aman. Menariknya, rute PMI RUN 7K juga akan melewati bagian dalam Stadion Kanjuruhan Malang.
Race Director juga mengingatkan peserta, khususnya pelari pemula, agar tidak memaksakan kemampuan fisik. Persiapan kondisi tubuh, pemanasan, hidrasi, dan mengikuti arahan panitia menjadi hal penting untuk diperhatikan.
Target 1.500 Peserta, Pendaftaran Mulai Rp135 Ribu
PMI Kabupaten Malang menargetkan sekitar 1.500 peserta untuk PMI RUN 7K 2026, dengan estimasi tambahan hingga 250 peserta dari unsur undangan dan pihak terkait. Kegiatan ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari pelari dan pecinta olahraga, mahasiswa dan pelajar, karyawan, ASN, komunitas, pecinta gaya hidup sehat, pendonor darah, relawan, hingga masyarakat umum.
Pendaftaran PMI RUN 7K 2026 dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi maupun secara luring di Markas PMI Kabupaten Malang dan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Malang.
Untuk peserta awal, panitia menyediakan harga early bird sebesar Rp135.000 bagi 500–750 peserta pertama. Setelah kuota early bird terpenuhi, biaya pendaftaran normal ditetapkan sebesar Rp160.000.
Dalam press conference tersebut, PMI Kabupaten Malang juga secara resmi melakukan peluncuran jersey PMI RUN 7K 2026 sekaligus mengumumkan tanggal pelaksanaan kegiatan pada 15 November 2026. (Aye/sg)
Kontak Humas :
M. Alfin Fikri :Staf Komunikasi dan Informasi PMI Kab. Malang : 089657388388










