SUARAGONG.COM – Dinas Pariwisata Kota Batu menggelar kegiatan Famtrip Desa Wisata 2026 sebagai langkah strategis memperluas promosi destinasi wisata di Kota Batu, Rabu (13/5/2026). Menariknya, kegiatan tersebut melibatkan komunitas Jeep sebagai sarana transportasi utama untuk mengeksplorasi berbagai destinasi unggulan di Kota Batu.
Perluas Promosi Wisata Kota Batu, Disparta Kota Batu Gelar Famtrim Desa Wisata 2026
Kepala Disparta Kota Batu, Onny Ardianto mengatakan kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antar pelaku industri pariwisata. Sekaligus memperkuat promosi digital destinasi wisata Kota Batu.
“Hari ini kita bersama seluruh pelaku industri pariwisata, baik dari PHRI, komunitas pariwisata, hingga para influencer se-Malang Raya. Tujuannya agar mereka bisa menikmati langsung keindahan Kota Batu, bersinergi, dan membantu kami mempromosikan destinasi ini melalui kanal media sosial masing-masing.” Ujar Onny di sela kegiatan.
Line Up Wisata Andalan dan Potensi Besar Kota Batu
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak menyusuri sejumlah destinasi wisata unggulan dengan rute yang menampilkan keberagaman potensi wisata Kota Batu. Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya kawasan Gunung Bokong, Paralayang, Coban Putri, hingga sentra industri oleh-oleh khas Kota Batu.
Onny menjelaskan, penggunaan kendaraan Jeep dipilih untuk menonjolkan sektor wisata petualangan (adventure tourism) yang kini menjadi salah satu daya tarik utama Kota Batu.
“Kami bersinergi dengan komunitas Jeep di Kota Batu untuk mengenalkan potensi wisata adventure. Ini juga sebagai upaya pemberdayaan bagi teman-teman komunitas agar semakin dikenal luas,” tambahnya.
Baca Juga : Wali Kota Batu Buka Batu Bisnis Festival 2025 dan Jambore Desa Wisata 2025
Kunjungan Wisata Lebih Banyak di 2026
Melalui promosi wisata yang dilakukan secara masif, Pemerintah Kota Batu optimistis mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2026.
“Target kami tentu saja ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2026 ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kami ingin dampak ekonomi dari pariwisata ini benar-benar dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat,” pungkas Onny.
Kegiatan Famtrip Desa Wisata 2026 diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi destinasi wisata Kota Batu, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara, melalui publikasi digital dari para peserta yang terlibat. (mf/aye/sg)










