BIAR GAK SALAH PAHAM! TVRI Klarifikasi Anggaran Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun

TVRI Klarifikasi Anggaran Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
TVRI Klarifikasi Anggaran Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun

SUARAGONG.COM Guys, belakangan ini jagat media sosial sempat dihebohkan sama kabar anggaran jumbo Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI yang menyentuh angka Rp1,3 triliun buat hak siar FIFA. Biar gak makin simpang siur dan memicu salah paham, pihak TVRI akhirnya memberikan klarifikasi resmi pada Jumat (19/6/2026) kemarin.

TVRI Jelaskan Anggaran Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun

Dilansir dari Rilis TVRI, Direktur Utama TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, menegaskan kalau dana Rp1,3 triliun itu bukan cuma habis dipakai buat menayangkan Piala Dunia 2026 doang, gaes! Ternyata, nominal tersebut merupakan paket investasi bundling kontrak jangka panjang untuk tiga kompetisi besar sekaligus.

Yuk, kita bedah detail paket hak siar eksklusif yang didapatkan TVRI biar kalian gak kuper:

Borong Kontrak: Paket Eksklusif 3 Turnamen Utama FIFA

Kesepakatan kerja sama investasi ini sudah resmi ditandatangani dalam Media Rights Agreement sejak Desember 2025 lalu. Masa lisensinya sendiri terhitung cukup panjang, yaitu dimulai sejak 180 hari sebelum hingga 180 hari setelah turnamen berlangsung.

Dengan anggaran tersebut, TVRI sukses mengamankan hak siar eksklusif untuk tiga ajang sepak bola terakbar di dunia:

  1. Piala Dunia 2026 (FIFA World Cup 2026)
  2. Piala Dunia U-17 2026
  3. Piala Dunia Wanita 2027 (FIFA Women’s World Cup 2027)

“Piala Dunia ini jangan dilihat juga untuk yang FIFA 2026 ini hanya sampai final tanggal 20 Juli, tapi lebih daripada itu,” ungkap Direktur Utama TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari.

Bebas Nonton Lintas Platform & Gandeng Banyak Mitra OTT

Gak cuma sekadar menyiarkan pertandingan secara live, manajemen TVRI menambahkan kalau hak eksklusif senilai Rp1,3 triliun ini juga mencakup keuntungan seru lainnya, seperti:

  • Penayangan Ulang (Rerun): Hak penuh untuk menayangkan kembali momen-momen pertandingan seru.
  • Konten Pendukung: Pengelolaan konten creative pendukung di sekitar turnamen.
  • Distribusi Lintas Platform: Hak distribusi penyiaran di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga : MENOLAK TUA! Ini 5 Pemain Tertua dalam Sejarah Piala Dunia

Biar jangkauan nontonnya makin luas sampai ke pelosok, TVRI juga menggandeng berbagai mitra platform besar, mulai dari layanan Over-The-Top (OTT) seperti Folaplay dan MAXStream, hingga layanan televisi satelit berbayar seperti Transvision, K-Vision, dan Indovision yang pastinya sudah dilengkapi dengan sistem enkripsi wilayah.

Langkah TVRI mengambil paket bundling tiga turnamen sekaligus ini sebenarnya taktik yang cerdas banget, gaes. Anggaran Rp1,3 triliun emang kelihatan raksasa di awal, tapi kalau dihitung buat tiga event kelas dunia (termasuk Piala Dunia 2026) ditambah hak komersial lintas platform, ini bakal jadi pesta sepak bola jangka panjang yang memanjakan seluruh pencinta bola di tanah air. (Aye/sg)