Wabup Malang Ajak Kader PMII Jadi Agen Perubahan Lewat Aksi Nyata

Wabup Malang Ajak Kader PMII Jadi Agen Perubahan Lewat Aksi Nyata
Wabup Malang Ajak Kader PMII Jadi Agen Perubahan Lewat Aksi Nyata

SUARAGONG.COM Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang mengusung tema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia” di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (2/6/2026) siang.

Wabup Malang Lathifah Shohib: PMII Harus Hadirkan Solusi Nyata untuk Indonesia

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Malang, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, jajaran pengurus PC PMII Kota Malang, para alumni PMII, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menyampaikan bahwa PMII bukan sekadar organisasi mahasiswa. Tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan kawah candradimuka lahirnya calon pemimpin masa depan.

“Banyak tokoh bangsa, birokrat, akademisi, ulama hingga pemimpin daerah yang ditempa melalui proses kaderisasi PMII. Hal ini menunjukkan bahwa PMII memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual. Tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap bangsa dan masyarakat,” ujar Lathifah Shohib.

Menurutnya, tema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia” sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Indonesia, kata dia, membutuhkan generasi muda yang tidak hanya pandai menyampaikan gagasan. Tetapi juga mampu menghadirkan solusi dan tindakan nyata bagi masyarakat.

Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan

Di tengah perkembangan teknologi, perubahan sosial, tantangan ekonomi, hingga derasnya arus informasi digital. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa kesejukan, persatuan, dan kemajuan bangsa.

“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi nyata dan menjaga semangat persatuan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Wabup Malang juga berharap PMII tetap menjaga idealisme dan memperkuat intelektualitas. Dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin.

Menurutnya, kader PMII harus mampu menjadi jembatan antara pemikiran dan pengabdian. Antara kritik dan solusi, serta antara semangat perubahan dan etika kebangsaan.

Baca Juga : Mahasiswa Malang Demo Tolak Efisiensi dan Program MBG

Pesan untuk Kader PMII

Menutup sambutannya, Lathifah Shohib berpesan kepada seluruh kader PMII agar terus mengembangkan kapasitas diri dan menjaga kepedulian sosial di tengah dinamika masyarakat.

“Kepada seluruh kader PMII, saya berpesan jangan pernah lelah belajar. Jangan takut turun ke masyarakat, dan jangan kehilangan kepekaan sosial,” pungkasnya.

Peringatan Harlah ke-66 PMII ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, mempererat silaturahmi antar kader dan alumni, sekaligus meneguhkan komitmen PMII dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah dan kemajuan bangsa melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. (Aye/sg)