SUARAGONG.COM – Alun-alun Situbondo Kota bener-bener berubah jadi lautan putih yang magis, rek! Sekitar ratusan ribu jamaah dari berbagai penjuru provinsi di Indonesia kompak datang dan memadati area pusat kota. Demi menghadiri agenda akbar Haul Masyaikh se-Nusantara Ittisholana (Ittihad Sholawat Nariyah) pada Minggu (19/7/2026) hari ini. Bersih, khidmat, dan vibes-nya bikin merinding pol!
LAUTAN PUTIH! Lebih dari Ratusan Jamaah Hadiri Haul Masyaikh Nusantara 2026 di Alun-alun Situbondo
Pantauan langsung di lapangan menunjukkan antusiasme warga yang luar biasa sejak pagi. Gak cuma dihadiri masyarakat umum, jajaran kyai sepuh, masyaikh karismatik dari berbagai pondok pesantren lintas daerah. Hingga pejabat publik turut duduk bersama di satu panggung mulia ini.
Tembus 150 Ribu Orang, Jadi Momen Ketuk Pintu Langit
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang didapuk sebagai Ketua Panitia Haul Masyaikh Nusantara, gak bisa menyembunyikan rasa haru sekaligus bangganya. Mas Rio—sapaan akrabnya—langsung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jamaah sholawat nariyah yang sudah guyub menyukseskan acara ini.
Berdasarkan data taktis yang masuk ke meja panitia, jumlah massa yang hadir diperkirakan menembus angka lebih dari 150 ribu orang! Mereka rela datang jauh-jauh, baik dari lokal Situbondo, tetangga sekitar, sampai luar pulau, demi bisa ngalap barokah bersama para masyaikh.
“Saya berharap dengan adanya acara Haul Masyaikh ini banyak menebar barokah dan kebaikan untuk Indonesia. Kehadiran para masyaikh hari ini menjadi momen bersama untuk mengharap doa dan barokah demi kebaikan bangsa,” ungkap Mas Rio saat diwawancarai awak media di lokasi.
Baca Juga : Bupati Arifin Berangkatkan Jamaah Calon Haji Trenggalek Kloter 2
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Bagi-Bagi Nasi Gulung Gratis!
Biar ratusan ribu jamaah bisa beribadah dengan nyaman, pihak panitia bergerak sat-set menyediakan fasilitas lengkap di sekitar Alun-alun. Mulai dari puluhan toilet umum portable, area tempat wudhu yang tersebar di banyak titik, hingga ruang khusus untuk sholat berjamaah yang representatif.
Menariknya lagi, acara ini memicu aksi solidaritas yang heartwarming banget dari warga lokal. Masyarakat Situbondo dan Bondowoso secara sukarela dan mandiri patungan membuat ribuan nasi gulung gratis buat dibagikan ke para jamaah yang kelaparan di jalan. Real bukti kalau majelis sholawat itu selalu membawa efek domino kebaikan dan menggerakkan hati nurani sesama. (FIn/aye)










