Type to search

Hiburan

Blackpink Album DEADLINE 2026 Bikin Museum Korea Viral

Share
Blackpink album DEADLINE 2026

SUARAGONG.COM – Kalau kamu BLINK atau sekedar penggemar musik pop global, 2026 ini jadi tahun yang panas banget buat Blackpink album DEADLINE 2026. Grup K-pop cewek paling besar di dunia, yang beranggotakan Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa. Akhirnya kembali setelah beberapa tahun fokus ke proyek solo masing-masing. Ga cuma itu cara mereka ngeluncurin album kali ini juga jadi salah satu momen paling nge-gas di dunia musik global tahun ini.

Pre-Listening di Museum Nasional Korea Kreatif & Estetik Banget

Satu hal yang bikin comeback mereka viral adalah pre-listening event atau sesi dengerin lagu sebelum rilis di National Museum of Korea di Seoul. Acara ini bukan sekedar pesta musik biasa museum sejarah terbesar. Paling penting di Korea disulap jadi ruang audio futuristik yang penuh sinar pink khas Blackpink.

Sekitar 300 fans terpilih (termasuk pejuang Spotify Premium yang lucky banget) duduk rapi di lorong marmer bersejarah sambil dengerin lima lagu dari album DeadLINE. Mulai dari lagu Jump yang hardstyle dan enerjik sampai Go yang jadi single utama. Suasana yang awalnya tenang berubah jadi kayak konser mini yang intim dan magis.

Abis resmi rilis, museum bahkan buka listening zone khusus buat pengunjung yang mau ngerasain album DEADLINE sambil jalan-jalan menikmati koleksi artefak. Museum juga bakal disinari warna pink sampai 8 Maret sebagai bagian dari perayaan rilisan ini.

Baca juga: Pesta Ulang Tahun Jennie BLACKPINK Tuai Kritikan Publik

Ada Presiden Korea di Event Ini?

Kalau kamu sempet lihat atau denger gosip tentang Presiden Korea Selatan yang hadir di acara ini, itu belom 100% clear faktanya. Beberapa sumber menyebut bahwa acara ini jadi ajang besar, bahkan dikabarkan figur publik tingkat tinggi ikut datang. Namun, laporan yang kredibel lebih menekankan pada hype fans, keramaian lokasi, dan kolaborasi kreatif antara Blackpink, Spotify, dan museum ketimbang detail siapa saja yang hadir.

Yang pasti, acara ini jadi salah satu public engagement paling unik. Karena siapa sangka, musik K-pop, artefak sejarah, dan desain visual high-end bisa nyatu jadi satu pengalaman yang bikin fans puas banget?

Baca juga: Rose BLACKPINK Dinobatkan sebagai Perempuan Tercantik Dunia 2025

Lagu Blackpink yang Paling Dibahas dari Album Deadline 2026

Album DEADLINE punya lima track yang nyiptain buzz besar:

  1. Jump, lagu pre-release yang udah dirilis duluan dan bikin heboh karena gaya EDM hardstyle-nya. Lagu ini bahkan masuk dalam banyak list lagu terbaik tahun 2025 versi Billboard, jadi ekspektasi fans makin tinggi.
  2. Go, jadi single utama album, punya hook yang familiar dan energi positif yang nempel banget di kepala.
  3. Me and My, beat retro hip-hop yang bikin otomatis goyang kepala waktu pertama denger.
  4. Champion, lagu dengan vibe kemenangan dan motivasi yang kuat banget.
  5. Fxxxboy, lebih slow tapi penuh ekspresi dan jadi satu favorit fans karena feel-nya yang emosional banget.

Setiap lagu punya karakternya sendiri, dan rangkaian lima track ini menunjukkan kalau DeadLINE bukan sekadar comeback pop biasa. Tapi karya yang dirancang buat nunjukin sisi musikal Blackpink yang lebih matang dan beragam.

Baca juga: Rose BLACKPINK Sabet Song of The Year di MTV VMA 2025

Billboard & Pengaruh Musik Blackpink

Soal pengakuan industri global, Blackpink juga bukan pemain kecil. Lagu seperti Jump gak cuma jadi hit di Korea. Tapi masuk daftar lagu terbaik versi Billboard tahun lalu dan terus dibahas berbagai media musik besar.

Secara keseluruhan, kiprah mereka di Billboard selama dekade terakhir nunjukin posisi mereka bukan cuma sebagai grup K-pop terbesar. Tapi juga sebagai salah satu nama paling berpengaruh di kultur pop global. Dan DEADLINE bisa jadi momen yang makin nge-kokohkan itu.

Baca juga: Blackpink Siap Comeback, Album Baru Dijadwalkan Rilis November 2025

Fans Reaksi Bukan Cuma Musik, Tapi Ikatan Emosi

Reaksi fans yang ikut pre-listening ini tuh bikin baper ada yang bilang suara lagu bergaung nempel banget sama suasana ruang museum, sampai bikin mereka merasa bangga sampai hampir terharu. Ada juga yang ngakak karena malu sendiri waktu ikutan nyanyi atau tepuk tangan spontan. Semua itu punya kesamaan rasa cinta dan bangga sama grup mereka.

Fenomena ini ngajarin kita satu hal Blackpink gak cuma sekedar artis pop yang ngasih lagu tapi juga bikin fans ngerasain moment, space, dan community vibe yang beda banget dari rilisan musik konvensional. Bahkan museum sejarah bisa jadi venue yang vibes-nya setara konser.

Baca juga: Futuristik dan Penuh Energi BLACKPINK Resmi Comeback Lewat Lagu “Jump”

Kenapa Rilisan Ini Penting Buat Blackpink?

Blackpink album DEADLINE 2026 bukan sekedar album baru ini literal comeback grup setelah fokus masing-masing buat solo, acting, dan proyek kreatif lain. Semua perjalanan itu ngasih energi baru ke grup, dan DEADLINE jadi titik berkumpulnya semua pengalaman itu dalam satu paket musik.

Kalau kamu BLINK atau fans musik pop yang suka cerita sukses global, album ini wajib banget kamu denger bukan cuma karena lagunya enak, tapi karena momentum cultural di baliknya itu luar biasa. Dari museum yang disulap jadi live listening zone sampai reaksi dunia yang makin ngeh sama musik Korea, ini bisa jadi jawaban kenapa Blackpink tetap jadi ratu musik yang gak gampang ditandingi. (dny)

Tags:

You Might also Like