“Pemkab Mini” Hadir! Gus Fawait Bawa Layanan Pemerintah Dekat ke Warga Pelosok

Terobosan baru dilakukan oleh Bupati Jember, Gus Fawait Lewat program Pemkab Mini, hadirkan pelayanan mudah dan dekat ke Wilayah Pelosok
Terobosan baru dilakukan oleh Bupati Jember, Gus Fawait Lewat program Pemkab Mini, hadirkan pelayanan mudah dan dekat ke Wilayah Pelosok

SUARAGONG.COM – Terobosan baru kembali dilakukan oleh Bupati Jember, Gus Fawait. Lewat program Pemkab Mini, layanan pemerintah kini tak lagi terpusat di kota, melainkan hadir langsung di wilayah pelosok. Program ini menyasar tiga kecamatan strategis di Kabupaten Jember, yakni Jombang, Tanggul, dan Mayang. Tujuannya jelas: memangkas jarak dan waktu warga dalam mengakses layanan publik.

“Kami ingin keadilan layanan. Warga desa juga punya hak yang sama,” tegas Gus Fawait.

“Pemkab Mini” Hadir! Gus Fawait Bawa Layanan Pemerintah Dekat ke Warga Pelosok

Selama ini, warga di daerah pinggiran kerap harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus administrasi sederhana. Kondisi ini dinilai tidak efisien dan membebani masyarakat.

Melalui Pemkab Mini, pemerintah mencoba menghapus kesenjangan tersebut dengan menghadirkan layanan langsung di tingkat kecamatan.

Bagi warga, ini jadi angin segar. Mereka kini bisa mengurus berbagai keperluan tanpa harus ke pusat kota.

Layanan Lengkap dalam Satu Atap

Pemkab Mini bukan sekadar loket pelayanan biasa. Program ini dirancang sebagai unit layanan terpadu yang menghadirkan berbagai fasilitas dalam satu lokasi.

Mulai dari perizinan usaha, administrasi kependudukan, hingga layanan pajak kini bisa diakses lebih mudah. Bahkan, pemutakhiran data bantuan sosial juga menjadi fokus utama.

Dengan konsep ini, warga bisa lebih produktif karena tidak lagi menghabiskan waktu di jalan hanya untuk urusan birokrasi.

Setara dengan Mall Pelayanan Publik

Fasilitas yang disediakan di Pemkab Mini disebut setara dengan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang ada di pusat kota.

Artinya, kualitas layanan tetap dijaga meskipun lokasinya berada di kecamatan. Hal ini sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang merata.

Saat ini, persiapan di tiga kecamatan tersebut sedang dikebut. Pemerintah daerah juga memastikan standar pelayanan tetap terjaga.

Gus Fawait bahkan berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan tidak ada pelayanan yang asal-asalan.

Baca Juga : Mandiri! Jember Terendah Penerima Bantuan Pangan Se-Jatim

Menuju Tata Kelola Pemerintahan Baru

Program Pemkab Mini dinilai sebagai langkah progresif dalam reformasi birokrasi. Pemerintah tidak lagi menunggu masyarakat datang, tetapi justru mendekatkan diri ke warga.

Jika berjalan optimal, inovasi ini berpotensi menjadi model baru pelayanan publik di daerah lain di Indonesia.Dengan konsep ini, masyarakat di pelosok kini bisa merasakan layanan yang setara—tanpa harus jauh-jauh ke kota. (Aye/sg)