Type to search

Jember Pemerintahan

Gus Fawait Ingatkan Rekan-Rekan, Lebaran Tanpa Mobil Dinas

Share
Bupati Jember Fawait mengingatkan rekan-rekan ASN agar tetap "on the track" dengan tidak membawa pulang mobil dinas saat mudik nanti.

SUARAGONG.COM – Suasana hangat sahur bersama di Jember pada Senin (16/3) menjadi momen bagi Gus Fawait untuk berbincang santai namun serius mengenai integritas ASN menjelang Lebaran 1447 H. Bupati Jember Fawait mengingatkan rekan-rekan ASN agar tetap “on the track” dengan tidak membawa pulang mobil dinas saat mudik nanti.

Gus Fawait Ingatkan Rekan-Rekan ASN: Tidak Boleh Bawa Mobil Dinas Saat Mudik

Gus Fawait menekankan pentingnya mematuhi aturan yang sudah ditetapkan. Baik melalui surat edaran maupun arahan dari KPK. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan aset negara untuk keperluan pribadi.

“Mari kita simpan dulu mobil dinasnya di kantor. Kita gunakan fasilitas negara hanya untuk melayani warga, bukan untuk urusan pribadi,” tutur Gus Fawait dengan nada akrab.

Menurutnya, Idulfitri adalah waktu yang tepat bagi pelayan publik untuk menunjukkan sisi bersahaja. Menghindari penggunaan fasilitas negara saat mudik adalah bentuk nyata dari kejujuran dan tanggung jawab kepada masyarakat.

Inovasi Efisiensi: Tren “Nebeng” Bareng

Menariknya, Gus Fawait juga mengapresiasi tren baru di lingkungan Pemkab Jember, yaitu budaya “nebeng” bareng saat agenda dinas. Strategi satu mobil untuk banyak orang ini terbukti efektif dalam:

  • Menghemat konsumsi BBM.
  • Menekan anggaran daerah.
  • Meningkatkan solidaritas antar staf.

Baginya, efisiensi bukan soal pelit, melainkan soal tanggung jawab besar atas kepercayaan rakyat.

Baca Juga :Fasilitas Negara Bukan Buat Mudik, Mobil Pemkot Surabaya Wajib Diparkir

Menjaga Integritas dari Hal Kecil

Instruksi ini pun telah diteruskan melalui Pj Sekda ke seluruh kantor dinas di Jember agar seluruh staf memiliki pemahaman yang sama. Harapannya, ASN Jember bisa merayakan hari raya dengan hati tenang karena telah menjaga amanah.

“Kita ingin Idulfitri tahun ini jadi momen pengingat bahwa integritas itu dimulai dari hal kecil, seperti tidak memakai bensin negara untuk urusan keluarga. Kalau birokrasinya bersih dan efisien, masyarakat pasti lebih percaya,” tutup Gus Fawait. (Rio/Aye/sg)

Tags:

You Might also Like