Type to search

Jember Pemerintahan

Transparansi Zaman Now: Bedah Kebijakan Lewat Gus Bupati Go Live

Share
Jumat (10/04/2026), Pemkab Jember resmi ngenalin forum live bertajuk “Gus Bupati Menjawab”, Bedah Kebijakan Depan Publik

SUARAGONG.COM – Cara baru komunikasi pemerintah dengan warga lagi naik level di Kabupaten Jember. Jumat (10/04/2026), Pemkab Jember resmi ngenalin forum interaktif berbasis livestream atau live bertajuk “Gus Bupati Menjawab” di mana bisa tanya langsung Bupati dan Kebijakan Daerah. Bukan sekadar live biasa, forum ini jadi ruang terbuka buat ngebahas kebijakan daerah Jember secara langsung, transparan, dan pastinya berbasis data. Jadi, masyarakat bisa ikut mantau bahkan nanya langsung—real-time, tanpa ribet.

Pemkab Jember Bedah Kebijakan Langsung Depan Publik Lewat Live

Di forum ini, Bupati Jember, Gus Fawait, jadi “pemain utama”. Tapi dia nggak sendirian. Ada juga panel ahli dari berbagai sektor, mulai dari Kepala Perwakilan BI Jember, Bapenda, BPS, sampai akademisi seperti Prof. Agus Trihartono (UNEJ) dan Dr. Iffan Gallant (UNMUH). Kombinasi ini bikin diskusi nggak cuma opini, tapi juga kuat secara data dan teori.

Di awal sesi, Gus Fawait langsung ngegas: forum ini bukan buat pencitraan. Menurutnya, masyarakat punya hak buat tahu alasan di balik setiap kebijakan pemerintah. Makanya, konsep livestream dipilih biar info yang disampaikan nggak kepotong atau terdistorsi.

Dua program jadi highlight utama: “Mlijo Cinta” dan “Bunga Desaku”.

Program “Mlijo Cinta” dibahas dari sisi dampaknya ke pelaku usaha kecil. Gus Fawait nunjukin data kalau program ini ternyata bisa bantu pedagang sayur keliling ningkatin daya beli. Jadi nggak cuma seremoni bagi-bagi bantuan, tapi beneran ada efek ke ekonomi warga.

Baca Juga : Gus Fawait Pastikan Anak Guru Ngaji di Jember Bisa Kuliah

Percepatan Survei dan Ambil Keputusan

Sementara itu, “Bunga Desaku” fokus ke kehadiran langsung bupati di desa. Di tengah era digital, langkah ini justru dianggap penting buat percepatan keputusan. Soalnya, banyak masalah di desa yang butuh dicek langsung di lapangan biar solusinya tepat sasaran.

Nggak cuma itu, isu kemiskinan sampai optimalisasi aset daerah seperti bandara juga ikut dikupas. Gus Fawait terlihat cukup menguasai materi, terutama saat ngejelasin hubungan antara pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Menariknya, respons publik juga nggak kaleng-kaleng. Ribuan orang ikut nonton dan aktif kirim pertanyaan. Dari yang santai sampai yang “nendang”, semua dijawab dengan pendekatan solusi, baik jangka pendek maupun panjang.

Lewat forum ini, Pemkab Jember nunjukin kalau transparansi nggak harus kaku. Bisa dikemas santai, interaktif, tapi tetap berbobot. Sekaligus jadi bukti kalau Jember mulai serius memanfaatkan teknologi buat pelayanan publik yang lebih terbuka dan dekat dengan warganya. (Adv/Rio/aye)

Tags:

You Might also Like