SUARAGONG.COM – Guys, peta politik di Kota Batu baru saja memunculkan keputusan penting dari level pusat. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengumumkan jajaran ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) di seluruh Indonesia. Untuk Kota Batu, amanah kepemimpinan kembali dipercayakan kepada H. Nurochman, S.H., M.H. yang resmi ditunjuk sebagai Ketua DPC PKB Kota Batu periode 2026–2031.
SAH! Kaji Bianto Benarkan Nurochman Kembali Nakhodai DPC PKB Kota Batu Periode 2026–2031
Kabar ini dibenarkan langsung oleh Bendahara DPC PKB Kota Batu, H.M Didik Subianto (akrab disapa Kaji Bianto). Beliau menjelaskan bahwa pengumuman dari pusat pada hari Kamis (11/6) kemarin memang difokuskan khusus pada posisi nakhoda partai di tingkat cabang.
“Iya benar, hari ini agenda utamanya adalah penentuan dan pengumuman ketua DPC oleh DPP. Untuk Kota Batu, alhamdulillah Cak Nur (Nurochman) kembali mendapat kepercayaan penuh dari pusat untuk memimpin PKB lima tahun ke depan,” ujar Kaji Bianto, Kamis (11/6).
Yuk, kita bedah bareng-bareng proses seleksi ketat di balik terpilihnya Cak Nur serta arah pergerakan politik PKB Kota Batu ke depan:
Lolos 2 Kali Skrining: Terpilih Lewat Proses UKK yang Super Ketat
Kaji Bianto membeberkan kalau penunjukan kembali Nurochman ini tidak dilakukan secara instan, tebang pilih, apalagi subjektif. Terpilihnya Cak Nur murni merupakan buah dari penilaian objektif berdasarkan performa dan hasil tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang terkenal sangat ketat.
Proses screening kompetensi tersebut bahkan harus dilewati sebanyak dua kali oleh para calon ketua:
- Tahap Pertama: Diuji secara ketat di tingkat Wilayah (DPW).
- Tahap Kedua: Diuji kembali kompetensinya langsung di tingkat Pusat (DPP).
- Keputusan Final: Setelah seluruh indikator penilaian terpenuhi dengan baik, barulah keputusan final dikeluarkan resmi oleh DPP.
Komitmen Green Party: Jaga Mata Air dan Kebersihan Kota Wisata BatuSelain fokus merampungkan penataan struktural internal pasca-pengumuman, Kaji Bianto menegaskan bahwa DPC PKB Kota Batu di bawah komando Nurochman akan makin memperkuat identitas PKB sebagai Green Party (Partai Hijau).
Bagi mereka, isu lingkungan hidup bukan sekadar jargon politik musiman saat kampanye, melainkan sudah menjadi kewajiban ideologis bagi seluruh kader. Terutama karena karakteristik Kota Batu sebagai kota wisata berbasis alam dan pertanian.
Berikut tiga prioritas isu ekologis yang bakal dikawal ketat oleh PKB Kota Batu:
- Tata Guna Lahan: Memastikan konsep pembangunan daerah berjalan rapi dan tidak merusak lingkungan sekitar.
- Masalah Sampah: Menjaga kebersihan lingkungan kota dari ancaman darurat sampah.
- Pelestarian Sumber Mata Air: Menjaga pasokan air bersih alami tetap lestari demi masa depan anak cucu.
Terpilihnya kembali Cak Nur (Nurochman) lewat proses uji kelayakan dua lapis membuktikan kalau beliau masih punya reputasi dan kompetensi yang kuat di mata pusat. Langkah taktis penguatan identitas Green Party juga sangat relevan dengan kebutuhan Kota Batu saat ini. Kita berharap, setelah struktur pengurus baru terbentuk utuh, PKB Kota Batu bisa langsung tancap gas di parlemen demi mengawal pertumbuhan ekonomi kota yang selaras dengan kelestarian alamnya. (aye/sg)










