SUARAGONG.COM – Ribuan Aremania menggelar acara kolektif dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Arema FC, Senin (10/8/2026) malam. Acara ini digagas bersama oleh sejumlah komunitas suporter, di antaranya ULT12AS 1987, Malang City Boys, dan Militan Ongis Nade.
Selain sebagai bentuk perayaan hari jadi klub, momen ini juga dimanfaatkan Aremania untuk menggelar doa bersama serta pembacaan lantunan puisi sebagai bentuk penghormatan bagi para korban Tragedi Kanjuruhan.
HUT ke-39 Arema FC: Aremania Gelar Orasi & Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Momen emosional dan sarat makna terjadi di area perempatan Dieng, Kota Malang, saat logo ikonik “Singa Bertindik” dikibarkan. Bendera biru tersebut turut dikibarkan sebagai simbol kebanggaan warga Malang dan Arema.
Salah satu Aremania yang hadir menyebutkan bahwa acara ini murni lahir dari kesadaran teman-teman komunitas. Menurutnya, ada sekitar 1.000 orang lebih yang hadir dan bersama-sama melayangkan doa dalam kegiatan tersebut.
Ia menambahkan, massa Aremania sudah mulai berkumpul sejak sekitar pukul 23.30 WIB. Setelah rangkaian doa bersama dan pembacaan puisi rampung, massa kemudian bergerak menuju titik kumpul berikutnya sebagai puncak euforia peringatan HUT Arema FC, yakni di kawasan Balai Kota Malang dan Alun-Alun Tugu.
“Iya mas sekitar Jam 23.30 mulai bergerak menuju Balai Kota. Menyatu dengan titik perayaan pusat” Ujar salah seorang aremania saat di hubungi tim media.
Orasi dan Seruan Keadilan
Di sela rangkaian acara, seorang perwakilan Aremania menyampaikan orasi yang menegaskan bahwa Tragedi Kanjuruhan tidak boleh sekadar menjadi kisah masa lalu yang dilupakan.
“Tragedi ini menjadi sekadar cerita masa lalu! Dan kami akan terus mengingat! Kami akan terus bersuara! Kami akan terus berjuang! Agar keadilan benar-benar ditegakkan!” serunya, disambut sahutan massa.
Ia turut menegaskan komitmen bersama tiga komunitas suporter yang hadir untuk terus memperjuangkan keadilan bagi 135 korban yang kehilangan nyawa dalam tragedi tersebut. Dalam orasinya, ia juga melontarkan kecaman keras terhadap aparat yang dinilai bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa dalam tragedi tersebut.
“Kami segenap dari ULTRAS 12, Malang City Boys, dan Militan Ongis Nade, kami tetap memperjuangkan keadilan untuk korban Tragedi Kanjuruhan,” tegasnya, sebelum mengajak seluruh massa yang hadir untuk mengheningkan cipta.
Baca Juga : Rayakan HUT Arema ke-39, Presidium Aremania Ajak Malang Raya Serba Biru
Doa Bersama dan Al-Fatihah untuk Korban
Usai orasi dan mengheningkan cipta, ribuan Aremania yang memadati lokasi kemudian secara khusyuk melantunkan Surah Al-Fatihah dan berdoa bersama untuk para korban Tragedi Kanjuruhan.
“Untuk seluruh korban Kanjuruhan, semoga kalian tenang di sana. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga selalu diberi kekuatan,” ucap sang orator, yang disambut lantunan “amin” dari seluruh massa yang hadir. (Aye/sg)
Rangkaian acara ini menjadi gambaran b(Aye/sg)










