Peringati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polresta Malang Kota Tumpengan Bareng Ojol

Satlantas Polresta Malang Kota menggelar doa bersama sekaligus tumpengan dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol) se-Kota Malang
FT : Satlantas Polresta Malang Kota menggelar doa bersama sekaligus tumpengan dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol) se-Kota Malang (Aye)

SUARAGONG.COM Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Kota Malang diisi dengan suasana penuh kebersamaan. Satlantas Polresta Malang Kota menggelar doa bersama sekaligus tumpengan dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol) se-Kota Malang, Senin (21/9/2026) malam.

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polresta Malang Kota Gelar Doa dan Tumpengan Bersama Ojol

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Lalu Lintas Bhayangkara yang diperingati setiap 22 September. Tahun ini, peringatan mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”.

Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Rio Angga Prasetyo hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Kanitkamsel Iptu Juana Gita bersama jajaran personel Unit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota.

Wujud Rasa Syukur atas Berkah dan Selamat

Menurut Rio, kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur memperingati hari jadi lalu lintas. Pertemuan bersama ojol juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara polisi dan para pengemudi transportasi online.

“Rekan-rekan ojol yang setiap hari beraktivitas di jalanan Kota Malang adalah mitra strategis kami dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),” ujar Rio.

Ia menyebut peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara tidak ingin berhenti pada kegiatan seremonial. Satlantas Polresta Malang Kota, kata dia, terus mendorong sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga : Polresta Malang Kota Hadirkan Gus Iqdam di Stadion Gajayana

Pendekatan Humanis Diutamanakan

Mulai dari kegiatan sosial, edukasi berkendara, hingga kampanye tertib lalu lintas menjadi bagian dari upaya tersebut. Pendekatan humanis juga dinilai penting untuk membangun kesadaran bersama mengenai keselamatan di jalan.

“Kami ingin hari jadi ini diisi dengan aksi nyata yang berdampak. Harapannya, kehadiran Polantas semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan sinergi dengan berbagai elemen kota, termasuk komunitas ojol, berjalan semakin kuat,” pungkasnya. (Hms/Aye/sg)