5.000 Meter Persegi Hutan Pinus Pesanggrahan Kota Batu Terbakar

Kebakaran terjadi dari kawasan hutan pinus Petak 228 A RPH Oro-Oro Ombo, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (6/10/2026).
FT : Kebakaran terjadi dari kawasan hutan pinus Petak 228 A RPH Oro-Oro Ombo, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (6/10/2026). (Fir)

Batu, Suaragong.com – Kepulan asap membumbung dari kawasan hutan pinus Petak 228 A RPH Oro-Oro Ombo, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (6/10/2026). Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan tersebut dan membakar lahan sekitar 5.000 meter persegi.

Hutan Pinus Pesanggrahan Kota Batu Terbakar

Informasi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Batu menyebut, api mulai terdeteksi sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga berita ini ditulis, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko mengatakan, kebakaran diduga dipicu pembakaran serasah yang masih menyisakan bara.

“Penyebabnya diduga karena pembakaran serasah yang masih menyisakan bara api. Bara tersebut memicu api dan merambat secara tidak terkendali ke Hutan Pinus di Petak 228 A RPH Oro-Oro Ombo,” kata Suwoko, Selasa (6/10/2026).

Luas area yang terbakar diperkirakan lebih dari 5.000 meter persegi.

Baca Juga : Karhutla Gunung Buthak-Kawinajang Capai 478 Hektare

Petugas Buat Sekat Bakar

Pemadaman melibatkan personel gabungan dari BPBD Kota Batu, Perhutani, perangkat Desa Pesanggrahan, LMDH Pesanggrahan, Base Camp Panderman, relawan BPBD, serta warga sekitar.

Kondisi medan membuat petugas melakukan pemadaman secara manual. Selain memukul mundur api, tim juga membuat sekat bakar untuk menghambat pergerakan api menuju area lain.

Suwoko mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan metode pembakaran ketika membuka maupun membersihkan lahan. Bara yang terlihat kecil bisa berubah menjadi kebakaran ketika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

“Kami imbau utamakan cara yang aman dan tidak menggunakan api dalam pengelolaan lahan,” imbaunya.

Sementara itu, gumpalan asap dari lokasi kebakaran terlihat membumbung cukup tinggi. Bahkan, asap tersebut dapat terlihat dari sejumlah wilayah lain di Kota Batu yang berada cukup jauh dari titik kebakaran.

BPBD bersama unsur terkait masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak merambat ke kawasan hutan lainnya. (fir)