Jemaah Haji Kloter 4 Kota Batu Fokus Persiapan Armuzna

Jemaah Haji Kloter 4 Kota Batu Fokus Persiapan Armuzna
Jemaah Haji Kloter 4 Kota Batu Fokus Persiapan Armuzna

SUARAGONG.COM – Jemaah haji reguler asal Kota Batu yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 dilaporkan dalam kondisi sehat walafiat di Tanah Suci, Rabu (20/5/2026). Di tengah suhu panas dan padatnya aktivitas ibadah di Mekkah, para jemaah kini mulai mematangkan persiapan menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

Jemaah Haji Kloter 4 Kota Batu Fokus Persiapan Armuzna di Mekkah

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, yang juga menjadi bagian dari jemaah haji reguler Kota Batu tahun ini. Dari Mekkah, ia membagikan perkembangan terbaru mengenai kondisi dan aktivitas para jemaah.

“Alhamdulillah, jemaah sehat semua. Saat ini kegiatan rutin diisi dengan salat berjamaah dan membaca Al-Qur’an. Di samping itu, jemaah sedang konsentrasi penuh untuk persiapan Armuzna,” ujar Nurochman.

Ia menjelaskan, para jemaah akan mendapatkan pembinaan khusus dari para pembimbing haji untuk memastikan kesiapan teknis maupun fisik menjelang rangkaian utama ibadah haji.

Fokus Persiapan Menuju Arafah

Berdasarkan hasil koordinasi Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom), Jemaah Kloter 4 Kota Batu dijadwalkan bergerak menuju Arafah pada Senin, 25 Mei 2026 sore waktu setempat.

Rombongan akan diberangkatkan dari hotel usai salat Asar dengan telah mengenakan pakaian ihram. Selanjutnya, para jemaah akan menjalani proses wukuf di Arafah sebelum melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah dan Mina.

Selama berada di Arafah, jemaah akan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, bersalawat dan berdoa menjelang puncak wukuf. Setelah matahari terbenam, jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju Muzdalifah untuk mabit sebelum menuju Mina.

Menariknya, tahun ini jemaah asal Kota Batu dipastikan menempati tenda di Mina utama, bukan Mina Jadid atau area perluasan. Kondisi tersebut dinilai lebih memudahkan akses jemaah menuju lokasi lempar jumrah.

“Alhamdulillah, jarak dari tenda ke tempat Jamarat cukup dekat,” ungkap Cak Nur, sapaan akrab Wali Kota Batu.

Baca Juga :Bupati Mojokerto Berangkatkan 752 Jamaah Calon Haji

Pilih Skema Nafar Awal

Karena jadwal kepulangan ke Indonesia cukup padat, rombongan Kloter 4 Kota Batu dipastikan mengambil skema Nafar Awal, yakni meninggalkan Mina lebih cepat pada 12 Zulhijah.

Langkah tersebut diambil agar para jemaah memiliki waktu cukup untuk melaksanakan Thawaf Wada’ sekaligus membantu jemaah lanjut usia maupun risiko tinggi yang belum menyelesaikan Thawaf Ifadhah.

Selain itu, seluruh jemaah juga diminta menyiapkan barang bawaan sesuai aturan. Saat bergerak ke Armuzna, jemaah hanya diperbolehkan membawa tas ransel khusus dan dilarang membawa koper kecil.

Untuk kebutuhan konsumsi selama fase Armuzna, para jemaah akan dibekali enam paket makanan siap saji. Sementara konsumsi selama berada di Mina disebut telah dipersiapkan sepenuhnya oleh petugas haji.

Jemaah Diminta Jaga Kondisi Fisik

Wali Kota Batu juga mengingatkan seluruh jemaah agar tetap menjaga kesehatan dan disiplin mengikuti arahan petugas selama pelaksanaan Armuzna.

Menurutnya, koordinasi dan kepatuhan terhadap komando Karom menjadi kunci agar seluruh proses ibadah berjalan aman dan lancar.

“Semua pergerakan harus menunggu komando dari Karom agar ibadah berjalan tertib dan tidak menimbulkan kendala di lapangan,” pungkasnya. (Mf/Aye/sg)