PAD Jember Melonjak Naik! 32,36 Persen dan Catat Rekor Tertinggi se-Jawa Timur

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember Melonjak naik dan mencatatkan pertumbuhan tertinggi di tingkat Provinsi Jawa Timur
FT : Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember Melonjak naik dan mencatatkan pertumbuhan tertinggi di tingkat Provinsi Jawa Timur (Rio)

SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mencatat sebuah peningkatan yang signifikan dalam tata kelola keuangan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait), Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember Melonjak naik dan mencatatkan pertumbuhan tertinggi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Hingga menembus angka 32,36 persen.

PAD Jember Melonjak Naik 32,36 Persen Tanpa Naikkan Tarif Pajak

Istimewanya, lompatan pendapatan berskala makro ini berhasil diraih secara murni tanpa melakukan kenaikan tarif pajak sama sekali bagi masyarakat. Capaian ini menjadi bukti tingginya tingkat kesadaran, kepatuhan, serta kepercayaan publik (public trust) warga Jember terhadap jalannya roda pemerintahan.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, Pemkab Jember menggelar acara Anugerah Insan Pajak Tahun 2026. Dilaksanakan di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (19/9/2026) malam. Malam apresiasi dipimpin langsung oleh Bupati Gus Fawait sebagai bentuk pengakuan negara atas komitmen gotong royong warga, pelaku usaha, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN). Dimana berkonstribusi besar dalam menyokong anggaran pembangunan daerah.

Gus Fawait menegaskan bahwa posisi PAD memiliki peran krusial. Sebagai salah satu pilar utama yang menopang stabilitas APBD serta kekuatan fiskal daerah. Menurutnya, sebuah daerah tidak akan bisa mandiri secara ekonomi jika bergantung penuh pada dana transfer pusat semata.

“Lonjakan PAD sebesar 32,36 persen ini adalah kado terindah bagi seluruh rakyat Kabupaten Jember dan menjadi pencapaian tertinggi di Jawa Timur. Kami membuktikan teori ekonomi bahwa mengoptimalkan penerimaan pajak tidak harus dilakukan dengan cara mencekik rakyat melalui kenaikan tarif. Melainkan dengan memperbaiki sistem pelayanan, transparansi, serta memberikan apresiasi yang tulus,” tegas Gus Fawait.

Baca Juga :Pemkab Jember Audit 209 Dapur Program MBG

Menjamin Pembangunan dan Jaring Pengaman Sosial

Ia menambahkan, dana yang disetorkan masyarakat ke kas daerah dipastikan akan kembali utuh dalam bentuk pembangunan serta jaring pengaman sosial.

Malam penganugerahan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala Bank Indonesia perwakilan Jember, pimpinan perbankan daerah, serta ratusan perwakilan asosiasi pengusaha dan tokoh masyarakat.

Keberhasilan menaikkan struktur PAD ini menjadi modal fiskal yang aman bagi Pemkab Jember untuk terus membiayai berbagai program strategis. Seperti perlindungan kesehatan gratis lewat Universal Health Coverage (UHC), kelanjutan operasional layanan dokter bergerak Homecare, hingga akselerasi pembangunan jalan poros desa. (Rio/Aye/sg)