Wali Kota Probolinggo Hadiri Dies Natalis ke-45 STIA Bayuangga

Wali Kota Probolinggo Hadiri Dies Natalis ke-45 STIA Bayuangga
Wali Kota Probolinggo Hadiri Dies Natalis ke-45 STIA Bayuangga

SUARAGONG.COM – Momen bersejarah tercipta dalam peringatan Dies Natalis ke-45 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bayuangga. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, kampus tersebut dikunjungi langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, Sabtu (2/5/2026) sore.

Kehadiran kepala daerah ini menjadi simbol dukungan nyata pemerintah terhadap dunia pendidikan tinggi di Kota Probolinggo. Acara yang digelar di halaman kampus Jalan Slamet Riyadi tersebut berlangsung hangat, dihadiri civitas akademika, mahasiswa, alumni, hingga tamu undangan dari berbagai unsur.

Wali Kota Hadir, Momentum Bersejarah bagi STIA Bayuangga : Refleksi 45 Tahun

Ketua STIA Bayuangga, Mustajab, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran wali kota dalam momentum penting ini. Ia menyebut, selama 45 tahun berdiri dan melewati sembilan periode kepemimpinan wali kota, baru kali ini kepala daerah hadir secara langsung.

“Ini kebahagiaan bagi kami. Kehadiran ini semoga membawa berkah dan mendorong kemajuan kampus ke depan,” ujarnya.

Ia juga memaparkan perkembangan pendidikan kampus yang terus menunjukkan tren positif, mulai dari peningkatan kualitas SDM, fasilitas, hingga kerja sama strategis.

Saat ini STIA Bayuangga memiliki dua program studi, yakni Administrasi Negara dan Administrasi Niaga, dengan 452 mahasiswa aktif dan 17 dosen pengajar.

Dorongan Jadi Kampus Inovatif dan Adaptif

Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menilai usia 45 tahun merupakan fase matang bagi sebuah institusi pendidikan untuk berkembang lebih jauh.

“Semakin tua, seharusnya semakin berisi. Saya yakin STIA Bayuangga mampu memberi kontribusi besar, tidak hanya untuk Kota Probolinggo, tetapi juga wilayah lain,” katanya.

Ia menekankan bahwa kampus tidak boleh hanya berfokus pada kegiatan akademik semata. Tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan

Aminuddin juga mendorong penguatan kolaborasi antara kampus dengan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun komunitas.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk memperluas dampak pendidikan, terutama dalam penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Kampus harus berani keluar dari zona nyaman dan adaptif terhadap perubahan zaman,” tegasnya.

Baca Juga : Wali Kota Surabaya Spill Rencana Transportasi Publik Masuk Kampus!

Menuju Kampus Lebih Besar

Di sisi lain, STIA Bayuangga juga menargetkan pengembangan kelembagaan menjadi institut hingga universitas di masa mendatang. Target ini dinilai realistis dengan melihat perkembangan kampus yang terus meningkat.

Momentum Dies Natalis ke-45 ini pun menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh elemen kampus, STIA Bayuangga diharapkan mampu tumbuh menjadi institusi pendidikan tinggi yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing.