Yayasan Anak Bangsa Apresiasi Gebyar Festival UMKM Sengkaling

111 Peserta Gebrak Lomba Karaoke di Festival UMKM Sengkaling
111 Peserta Gebrak Lomba Karaoke di Festival UMKM Sengkaling

SUARAGONG.COM – Kemeriahan Gebyar Festival UMKM Sengkaling yang berlangsung hari ini semakin semarak dengan digelarnya kontes menyanyi tingkat umum. Acara pameran produk lokal binaan Garda Bangsa yang dipusatkan di Halaman Kuliner Wisata Sengkaling, Kabupaten Malang ini, sukses menjaring antusiasme luar biasa dari ratusan peserta dan ribuan pengunjung.

111 Peserta Gebrak Lomba Karaoke di Festival UMKM Sengkaling

Tercatat lebih dari 111 peserta dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam lomba karaoke ini. Salah satu lembaga yang turut mengirimkan perwakilannya adalah Yayasan Anak Bangsa. Penampilan memukau dari talenta muda binaan mereka berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton yang memadati area panggung hiburan.

Perwakilan dari Yayasan Anak Bangsa, Yuyun Kartikasari, menyatakan rasa bangga dan puasnya atas performa yang ditunjukkan oleh anak didiknya. “Kami sangat puas dengan penampilan Senandung Lyri dan Putri hari ini. Mereka telah memberikan kemampuan terbaiknya di atas panggung,” ujar Yuyun saat ditemui di lokasi acara, Minggu (5/7).

Baca Juga : UMKM Ramaikan Malang Sportiva Festival

Majukan Ekonomi dan Jadi Wadah Kompetisi Seni

Lebih lanjut, Yuyun memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara bazar ekonomi kreatif Garda Bangsa dengan wadah kompetisi seni seperti ini. Menurutnya, kegiatan positif ini memiliki dampak yang sangat besar bagi perkembangan mental dan kreativitas generasi muda di Malang Raya.

“Kami berharap kegiatan lomba-lomba seperti ini sering diadakan di Malang. Ini adalah ruang yang sangat sangat dibutuhkan agar anak-anak bisa terus menyalurkan bakat, melatih mental, dan mengasah kemampuan bernyanyi mereka sejak dini,” pungkas Yuyun.

Selain menyajikan kompetisi tarik suara, Gebyar Festival UMKM ini juga menyuguhkan puluhan stan kuliner dan kerajinan tangan. Perpaduan antara pesta kuliner lokal dan panggung hiburan rakyat ini terbukti ampuh menjadi magnet wisata, sekaligus menggerakkan roda perekonomian para pelaku usaha mikro di akhir pekan. (Aye/Sg)