SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang berkesempatan menjadi tempat berlangsungnya acara peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (12/8/2026) pagi. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., menyambut kedatangan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang dalam kesempatan ini menerima Bintang Veteran dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jawa Timur.
Kabupaten Malang Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Veteran Nasional, Gubernur Khofifah Terima Bintang Veteran
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap para veteran. Peringatan Hari Veteran Nasional di Pendopo Agung Kabupaten Malang ini turut dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan Pusat LVRI periode 2022–2027, Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi. Bersama jajaran LVRI Jawa Timur dan kabupaten/kota. Selain itu, hadir pula unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur dan Kabupaten Malang, serta ratusan veteran yang turut memeriahkan acara tersebut.
Ziarah dan Tabur Bunga untuk Para Pahlawan
Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan Hari Veteran Nasional yang diperingati setiap 10 Agustus. Ziarah menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Prosesi diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di makam para pejuang.
Baca Juga : Kawal Pembangunan: Sanusi Apresiasi DPRD Kabupaten Malang Terkait LKPJ 2025
Ketua LVRI Jatim: Medan Perjuangan Kini Berubah
Ketua DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jawa Timur, Brigjen TNI (Purn) Ismadi, mengingatkan bahwa medan perjuangan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah berubah. Jika para veteran dahulu berjuang dengan senjata melawan penjajahan. Generasi saat ini menghadapi ancaman yang tidak kalah serius dari dalam negeri.
Ia menyebut narkoba, korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta radikalisme sebagai sejumlah persoalan yang perlu dihadapi bersama.
Menurut Ismadi, semangat perjuangan veteran tidak boleh berhenti sebagai cerita sejarah. Nilai pengorbanan para pejuang harus diterjemahkan ke dalam bentuk bela negara yang sesuai dengan tantangan zaman. Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat semakin memperkuat upaya mempertahankan nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan kebangsaan di tengah masyarakat.
Ismadi menegaskan, kemerdekaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan harus diisi melalui pengabdian serta upaya menjaga keutuhan bangsa dan negara.
Bintang Veteran Jadi Kejutan bagi Khofifah
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan LVRI kepadanya. Ia merasa penghargaan Bintang Veteran tersebut menjadi kejutan baginya.
Khofifah menyebut, dirinya baru mengetahui rencana penganugerahan penghargaan tersebut saat menghadiri syukuran HUT LVRI di Gedung Negara Grahadi 10 Agustus 2026. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi dorongan moral untuk terus melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Khofifah mengatakan, bentuk perjuangan generasi terdahulu dan generasi saat ini memang berbeda. Para veteran mempertahankan kemerdekaan melalui perjuangan fisik dan persenjataan, sedangkan generasi sekarang dapat berjuang melalui bidang tugas dan profesi masing-masing










